Biaya Ekstra untuk Hamil Kondisi Tertentu

Perawatan Kehamilan juga Penting

            Memiliki anak atau bisa mengalami kehamilan, memang semua itu adalah anugerah dari Tuhan. Namun anugerah tersebut bisa menjadi hal yang merepotkan jika kita sendiri yang tidak siap untuk menjalaninya.

            Apalagi jika itu menyangkut masalah biaya. Bagi mereka yang bersiap-siap untuk menjalani kehamilan, atau sedang awal mengalaminya, sebetulnya ada tiga hal yang harus diperhatikan. Antara lain urusan perawatan kehamilan, melahirkan, dan seteah melahirkan.

            “Kalau setelah melahirkan, tentunya kita berpikir seperti susunya, kebutuhan popoknya, atau makannya. Sedangkan kalau biaya melahirkan, kita perlu memikirkan apakah nanti kita akan melahirkan dengan cara normal atau caesar. Belum lagi kalau anaknya prematur,” terang Lusiana Yuniastanti, pengamat keuanan keluarga dari Batam.

            Nah yang kadang terlupakan adalah ketika masa perawatan kehamilan. Apalagi untuk ibu hamil yang memiliki masalah-masalah tertentu. Misalnya sering mengalami mual yang parah hingga perlu perawatan khusus semasa kehamilan, atau ibu hamil yang memiliki kandungan lemah.

            Sebetulnya untuk mengatasi masalah tersebut, ada beberapa jalan keluar yang bisa kita jalani. Misalnya saja dari asuransi yang memperhitungkan dan bisa membantu biaya selama kehamilan. Meski kebanyakan begitu sulit untuk mendapatkan asuransi yang bisa seperti itu.

            “Ada sebetulnya yang woman insurance yang juga bisa digunakan untuk mengantisipasi biaya di saat kehamilan. Akan tetapi jarang yang ada seperti itu,” imbuh Lusi.

            Lebih beruntungnya lagi jika perusahaan tempat wanita tersebut bekerja mau menaggung seluruh biaya yang dibutuhkan saat kehamilan. Meski kenyataannya, banyak perusahaan yang memplot biaya atau hanya mau menanggung biaya-biaya tertentu saja.

            Mau tak mau, seorang wanita yang sedang hamil harus mempersiapkan dana khusus yang bisa digunakan selama kehamilannya. Dan untuk tahap pertama, pos pengeluaran untuk masa kehamilan itulah yang perlu dipenuhi.

            “Baru jika ada sisa, kita bisa menyimpannya untuk pos pengeluaran selanjutnya seperti kelahiran, atau pasca kelahiran. Setelah tahu pertama kali hamil, ia harus segera menyisihkan dana untuk kehamilannya dengan lebih efisien,” saran Lusi. (ika)

 

Pikirkan Biaya Pra dan Paskanya

            Berbeda lagi urusannya jika ternyata yang menjadi pertimbangan adalah biaya yang diperlukan untuk mendapatkan anak. Selama usaha untuk bisa mengalami kehamilan, seorang wanita bisa menempuh beberapa cara terapi yang memungkinkan dirinya untuk mengalami kehamilan.

            Parahnya, biaya tersebut tidaklah bisa dibilang sedikit. Untuk bayi tabung saja, bisa menghabiskan dana sekitar Rp 10 juta. Atau untuk suntik hormon, biayanya bisa Rp 1 juta untuk sekali suntik saja.

            “Dan itu baru paketnya saja. Kita kadang terlupa untuk memikirkan biaya pre dan afternya. Untuk treatment, untuk kelahiran, kalau yang hamil dengan cara itu biasanya tidak bisa dengan cara biasa,” ujar Lusi.

            Belum lagi kemungkinan untuk sukses tidaknya program tersebut. Karena meski kita sudah menjalani sebuah program, belum berarti saat itu juga langsung sukses. Karena itu perlu adanya konsultasi dan memperbanyak informasi dari mana pun.

            “Coba cari tahu dulu informasi dari rumahsakit, atau dokter tentang biayanya, paket program apa saja yang memungkinkan bisa kita ikuti, dan biaya-biaya yang lain yang diperlukan,” saran dari Lusi. (ika)

Mesra Saat Puasa

Jangan Abaikan Hal yang Kecil

            Bulan ramadan memang menjadi momen bagi umat muslim untuk meningkatkan ibadah terutama puasa di waktu pagi hingga sore hari. Dan selama itu pula bagi siapapun Anda tidak hanya diwajibkan untuk menahan makan dan minum, akan tetapi juga keinginan untuk bermesraan dengan pasangan.

            Dan sayangnya, tidak sedikit dari pasangan suami istri yang juga akhirnya ‘berpuasa mesra’ dengan pasangannya selama puasa. Kelelahan, lemas, sampai malas pun menjadi alasan hingga bermesraan dengan pasangan jadi terabaikan.

            Sebetulnya jika Anda mengalaminya pada masa-masa awal puasa sekitar tiga hingga lima hari awal puasa, hal tersebut sebetulnya adalah wajar. Ini dikarenakan kondisi tubuh yang masih dalam tahap menyesuaikan.

            Namun agar kondisi tersebut tidak berkepanjangan Anda alami bersama pasangan, maka Anda harus benar-benar memperhatikan asupan makanan dan minuman yang Anda masukkan ke dalam tubuh baik itu di waktu sahur dan terutama di waktu berbuka puasa.

            Cobalah konsumsi makanan yang cukup mengandung karbohidrat agar tubuh Anda merasa bertenaga apalagi untuk bermesraan bersama dengan pasangan. Kandungan karbohidrat yang cukup akan mampu menaikkan gula darah yang menurun selama puasa serta memulihkan kembali tenaga tubuh Anda.

            Hal-hal sepele atau kecil seperti mengucapkan kata-kata mesra kepada pasangan atau memberikan sentuhan-sentuhan ringan juga amat diperlukan untuk terus membuat Anda dan pasangan selalu merasa mesra. Tentunya, lakukan hal tersebut utamanya di waktu ketika Anda tidak sedang melakukan ibadah puasa. (ika)

 

Pilih Malam atau Dini Hari

            Meski Anda harus melakukan puasa di waktu pagi hingga sore hari, sebetulnya Anda tidak perlu sampai kebingungan untuk mencari waktu bermesraan bersama pasangan. Tentunya, hanya ada sedikit pilihan yang bisa Anda lakukan. Pada malam hari atau sebelum waktu sahur.

            Apapun itu pilihan Anda bersama pasangan, yang harus diperhatikan adalah Anda harus melihat kondisi fisik dan psikis dari masing-masing, baik itu Anda sendiri maupun pasangan. Ada baiknya Anda dan pasangan sama-sama mencoba memutuskan kapan waktu itu bisa Anda lalui bersama.

            Namun biasanya, cara spontan lebih banyak dipilih oleh kebanyakan pasangan karena dirasa cukup berhasil. Sedangkan berapa kali frekuensi yang Anda serta pasangan bisa melakukannya, itu tergantung juga dari kemampuan Anda bersama pasangan.

            Saat-saat sebelum sahur dengan waktu yang hanya tersedia sedikit, sensasinya juga tak kalah menyenangkan. Namun, usahakan untuk berhati-hati dengan waktu. Jangan sampai gara-gara keasyikan bermesraan, Anda jadi lupa waktu hingga saat sahur pun jadi terabaikan. (ika)

 

Alihkan dengan Olahraga atau Ibadah

            Yang namanya keinginan untuk bermesraan dengan pasangan memang bisa kadang muncul pada waktu-waktu yang tidak bisa diduga. Jangankan melakukannya bersama pasangan, Anda tentunya bahkan tidak bisa sembarangan bermesraan lewat telepon yang justru bisa makin menyulut keinginan tersebut.

            Jika keinginan untuk bermesraan dengan pasangan muncul, tiada cara lain selain Anda harus mengalihkannya ke aktivitas yang lain. Beberapa orang misalnya akan mencoba untuk mengalihkannya kepada kegiatan yang bersifat fisik seperti olahraga.

            Takut justru kelelahan karena melakukan olahraga? Masih ada aktivitas lain yang bisa Anda tempuh. Coba saja untuk lebih berkonsentrasi pada pekerjaan atau melakukan hobi yang Anda suka.

            Dan dikarenakan di saat puasa kita harus memperbanyak ibadah, mengapa juga Anda tidak memperbanyak amalan selama bulan ramadan seperti salat atau membaca Alquran. Jika kurang memungkinkan, dengarkan saja musik-musik rohani atau Alquran yang kini sudah begitu mudah didapatkan dalam bentuk digital. (ika)

 

Berkirim Kabar lewat Telepon

            Usia pernikahan pasangan Ridwan Afandi S.STP dan Muhtadiah atau yang biasa dipanggil dengan Dhede memang belumlah lama. Baru bulan Juli lalu mereka mengikatkan janji untuk mejadi pasangan suami istri.

            Karena itulah, kemesraan dan keharmonisan rumah tangga di antara keduanya begitu diperlukan. Apalagi Dhede mengaku, masa setelah menikah saat inilah merupakan masa pacaran mereka.

            “Kita baru kenal saja lebaran tahun lalu. Setelah itu hubungan antara kita pun juga jarak jauh karena saya masih kuliah dan bekerja di Medan sampai bulan Juni kemarin dan akhirnya minta mutasi ke Batam. jadi pacaran kami ini ya setelah menikah sekarang,” ungkap wanita kelahiran 15 Juli 1983 tersebut.

            Sedangkan sehari-hari, Dhede dan Ridwan juga baru bisa lebih banyak bertemu pada malam hari karena di siang harinya, mereka berdua sama-sama harus bekerja. “Ya kalau lewat telepon tentu saja terus, sms juga,” imbuh Ridwan yang menjabat Kasubag Pemberitaan Bagian Humas serta dalam kesehariannya menjadi ajudan Walikota Batam.

            Hingga kini Ridwan dan Dhede mengaku tidak ada kendala dalam hubungan mereka sebagai suami istri. Kuncinya menurut Ridwan hanyalah saling pengertian saja. Di tengah kesibukan mereka berdua, baik Ridwan dan Dhede pun mengaku akan menyisakan waktu mereka setidaknya di saat hari libur setiap minggunya. (ika)

Menjamu Buka Puasa Di Rumah

Lebih Simpel dengan Katering

            Bagi Anda yang memiliki dapur berikut peralatan masak dengan kapasitas terbatas, mungkin akan mengalami kesulitan apabila harus memasak dalam jumlah yang besar. Belum lagi jika Anda kurang memiliki waktu untuk memasak.

            Nah di bulan ramadan ini, mungkin ada dari Anda yang harus menyiapkan masakan atau jajanan untuk ditujukan dalam rangka acara berbuka puasa bersama. Bisa itu di rumah Anda, atau di letakkan di masjid untuk dinikmati bersama.

            Merasa repot untuk melakukannya? Mengapa Anda tidak mencoba jasa katering yang kini begitu banyak ditawarkan. Mulai dari jajanan dengan beberapa jenis tertentu atau makanan lengkap yang terdiri dari makanan pembuka hingga penutup pun bisa Anda pesan pada jasa katering.

            Seperti yang dilakukan oleh Reka Veny. Istri dari Ketua DPRD Kota Batam Soerya Respationo ini mengaku kurang memiliki kemampuan jika ia dan beberapa pembantunya harus memasak besar untuk hidangan buka puasa bersama yang terkadang bisa tiap minggu dilakukan di rumahnya. Mulai dari peralatan memasak sampai tenaga yang memasaknya pun kurang bisa mendukung untuk mewujudkan aneka masakan berbuka puasa.

            Acara berbuka puasa di rumah Veny yang berada di Duta Mas itu pun bisa beragam bentuknya. Mulai dari tamu atau rekan dan sahabat dari sang suami, hingga acara pengajian yang diikuti oleh Veny yaitu Majelis Taklim Umaira.

            “Kalau pesan katering, kita bisa tinggal pesan ingin yang seperti apa. Kita sediakan saja wadah sendiri tapi kadang dari pihak katering juga ada. Nanti kita bisa tambah sendiri misalnya untuk minumannya,” jelas Veny.

            Sementara itu untuk pemesanan, Veny memiliki kebiasaan untuk memesan lebih dari kapasitas undangan yang ada. Karena menurut Veny, tidak jarang tamu yang ada juga membawa teman atau orang lain lagi untuk turut berbuka puasa.

            Sedangkan untuk lingkungan Majelis Taklim yang anggota terdiri dari berbagai daerah di Batam, Veny dan teman-temannya memiliki kebiasaan tersendiri. “Jadi masing-masing daerah misalnya Tiban atau Nongsa, ibu-ibunya juga bawa makanan sendiri. Terserah mau bawanya apa,” cerita Veny.

            Uniknya jika para ibu ini berkumpul, makanan yang ada pun akhirnya jadi melimpah. Tak jarang menurut Veny, ia pun harus menyediakan wadah untuk para ibu-ibu tersebut yang bisa digunakan untuk membawa pulang makanan lain yang tersisa.

Berbeda lagi dengan acara berbuka puasa bersama yang dilakukan di lingkungan perumahan Duta Mas. Di perumahan tersebut, masyarakat mengikuti jadwal yang telah dibuat untuk mengirimkan makanan berbuka puasa ke masjid yang memiliki nama Amanatul Ummah. (ika)  

 

Tema Pengajian Ringan tapi Berisi

            Acara berbuka puasa bersama biasanya kerap tak lepas dengan kegiatan ceramah agama yang diberikan beberapa menit hingga satu jam sebelum acara berbuka tiba. Meski sifatnya mengisi waktu menunggu, namun ceramah yang diberikan ini pun biasanya cukup bisa mengena.

            “Kalau ceramah di pengajian Umaira sendiri biasanya memang temanya ditentukan. Temanya sih biasanya yang ringa-ringan saja tapi mengena. Misalnya bagaimana kita sebagai wanita membangun pondasi dalam rumah tangga,” ujar Veny.

            Untuk penceramah, Veny dan para anggota Umairah biasanya menggunakan langkah memanggil penceramah yang sekiranya mereka ketahui di lingkungan masing-masing. Tidak terpaku pada satu penceramah.

“Misalnya ada ibu yang bilang, itu di Bengkong ada, ya udah, itu yang kita minta sebagai penceramah. Tidak mesti siapa atau harus siapa. Terserah para ibu-ibu saja biasanya,” jelas Veny. (ika)

nge-Blog

Dari Artis sampai Ibu Rumah Tangga

            Apa yang sering Anda lakukan jika sedang berada di depan komputer? Chatting? Main game? Atau sekedar mengutak atik situs pertemanan? Apalagi untuk Anda yang memiliki fasilitas internet, rasanya sayang sekali jika fasilitas tersebut kurang dimanfaatkan.

            Mau tahu apa yang sekarang sedang mejadi trend di dunia maya? Blog! Memang jika dibilang blog saat ini sedang menjadi trend sebetulnya tidak juga demikian. Karena sejak beberapa tahun yang lalu, blog sudah cukup menjadi trend utamanya di beberapa kota besar di Indonesia.

            Kini, tidak cukup rasanya jika Anda hanya memiliki alamat email atau keanggotaan dalam situs pertemanan. Mengapa Anda tidak mencoba memiliki sebuah blog yang bisa Anda tentukan sendiri temanya.

            Melalui blog, bukan tidak mungkin Anda suatu ketika bisa terkenal di dunia maya. Tentunya tidak semudah itu untuk bisa mendapatkannya. Karena hanya blog yang isinya berupa informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat saja yang bisa berkemungkinan membuat Anda terkenal di dunia maya.

            Namun jangankan dengan tujuan seperti itu, saat ini, begitu banyak masyarakat yang memiliki blog dengan tujuan hanya sekedar sebagai ajang curhat. Tidak hanya itu, tujuan agar pemilik blog bisa dibaca kisahnya oleh masyarakat pun sering menjadi tujuan sampingan.

            Blog merupakan sebuah site dalam internet yang bisa kita kelola sewaktu-waktu untuk isinya. Tidak hanya itu, blog juga memungkinkan para pembaca yang berkunjung ke blog tersebut untuk berkomentar.

            Jangan berpikir blog hanya bisa dilakukan oleh mereka yang sangat mengerti tentang internet saja. Karena mulai dari anak sekolahan, ibu rumahtangga, sampai artis pun bisa menggunakannya dengan tujuan yang berbeda-beda.

            Jika masyarakat biasa menggunakan blog sebagai ajang mulai dari curhat sampai menuangkan karya, ternyata para artis pun tidak mau ketinggalan. Misalnya saja Tom Cruise yang membuat blog di www.tomcruiseblog.blogspot.com sebagai ungkapan cintanya untuk Katie Holmes dan pemikirannya tentang Scientology.

            Jadi jika sekarang Anda memiliki fasilitas internet di komputer Anda, ayo… jangan sia-siakan kemampuan komputer Anda tersebut! (ika)

 

Beberapa situs blog yang sering dipakai:

-blogspot

            Inilah blog yang akhir-akhir ini paling banyak peminatnya. Tidak hanya kalangan anak muda yang menjadikannya sebagai ajang curhat, blog ini juga pada umumnya kerap digunakan untuk mereka yang berjiwa muda dan ingin menampilkan hal-hal yang bersifat ringan atau menghibur.

            Tampilan blog ini pun pada dasarnya cukup padat dan ringkas, dan tidak rumit. Sehingga para pengguna blog ini mudah untuk mengupdatenya setiap hari dengan hal-hal yang juga bersifat ringan.

            Namun jika Anda ingin menambahkan item-item lain dalam blog Anda, blogspot juga memungkinkan untuk itu. Misalnya, tampilan umpan balik dalam kotak dialog yang bisa membuat pengunjung blog berinteraksi dengan cara yang mudah.

-multiply

            Jika Anda para wanita yang kerap mencari informasi seputar masakan, cara mengurus anak, atau mungkin cerita-cerita pengalaman ringan, pasti Anda akan sering sekali menjumpai blog yang berembel-embel multiply.com.

            Multiply memang kerap digunakan oleh mereka yang ingin menampilkan hal-hal yang bersifat ringan atau menghibur. Keistimewaannya, blog ini bisa Anda ubah sesuka hati tampilannya dalam warna warni yang begitu memikat.

            Bagi Anda yang suka untuk mengabadikan berbagai momen dalam bentuk foto, blog yang satu ini juga menyediakan album foto khusus yang bisa dibagi-bagi dalam folder-folder tertentu.

            Tidak hanya itu, multiply juga memungkinkan Anda untuk menampilkan file dalam bentuk musik dan video. Selain itu, jika Anda menyukai untuk berkomentar tentang bentuk karya-karya tertentu seperti album musik, film, atau buku, multiply juga menyediakan bagian tersendiri untuk itu.

-wordpress

            Banyak orang yang mengatakan bahwasanya situs web wblog yang satu ini lebih bersifat serius dan lebih ditujukan kepada kalangan profesional. Sebetulnya hal itu tidak semuanya benar karena dalam wordpress, Anda juga bisa memilih menjadi pengguna gratis atau berlangganan khusus dengan cara membayar.

            Yang membedakan dari keduanya adalah jika Anda sebagai pengguna gratis, Anda kurang bisa mengubah tampilan sesuka hati. Namun jangan khawatir, wordpress cukup menawarkan berbagai macam bentuk tampilan yang puluhan jumlahnya.

            Dalam wordpress, Anda tidak hanya bisa menampilkan bentuk tulisan, foto, umpan balik dari pengunjung, atau daftar beberapa web dan blog milik pihak lain saja. Akan tetapi, Anda juga bisa menampilkan dan mengetahui darimana saja asal pengunjung blog Anda, tulisan milik Anda apa saja yang banyak disukai, serta bagaimana orang bisa menemukan blog Anda dengan kata kunci tertentu.

            Jika Anda termasuk orang yang betah berlama-lama di depan komputer untuk mengutak atik blog milik Anda, rasanya blog ini cocok bagi Anda yang memiliki kemampuan tersebut. Apalagi jika Anda ingin menampilkan berbagai macam bentuk tulisan yang lebih mengarah ke profesi atau bidang tertentu.

-friendster

            Situs pertemanan yang satu ini tidak hanya memungkinkan Anda bisa menampilkan profil diri Anda. Akan tetapi, Anda juga bisa menggunakan fasilitas blog yang disediakan.

            Di blog milik situs friendster ini, Anda bisa menuliskan apa yang Anda ingin, memasukkan koleksi foto, hingga memungkinkan pengunjung blog untuk berkomentar. Tidak hanya itu, beberapa teman Anda yang juga memiliki blog bisa berkemungkinan tampil di layar tampilan blog Anda dalam bentuk tulisan dan foto si pemilik blog.

            Sayangnya karena blog ini hanya disediakan tidak lebih hanya untuk sekedar ajang berbagi pengalaman, maka Anda kurang bisa untuk mengubah bentk tampilan dari blog ini. Paling-paling, Anda hanya bisa memilih bentuk tampilan yang sudah disediakan oleh friendster.

-blogger.com

            Sebetulnya dari situs blog inilah kemudian di sekitar tahun 1993 mulai bermunculan para blogger. Karena, situs blogger.com merupakan situs blog pertama yang gratis bisa digunakan siapa saja.

            Di blog ini Anda bisa mempostingkan tulisan, menerima komentar dari para pengunjung blog Anda, memasukkan foto, sampai melakukan proes blog seacara mobile melalui handphone.

            Caranya, ketik saja www.blogger.com maka kemudian Anda bisa langsung mengikuti perintah yang ada untuk mengawali sebuah blog. Perintah bahasanya pun bisa menggunakan bahasa Indonesia dan memudahkan bagi Anda yang kesulitan dengan bahasa Inggris. (ika)

 

Perkenalkan Diri Lewat Blog

            Ada berbagai macam kegunaan blog yang kini sering ditemui di dunia maya. Simak apa saja yang bisa Anda lakukan dalam blog yang Anda miliki. Mulai dari hal yang sifatnya ringan, sampai kegunaan yang tanpa Anda sadari ternyata begitu berarti bagi karir Anda sebetulnya bisa Anda peroleh dari sebuah blog yang Anda miliki.

-Ajang Curhat

            Inilah sebetulnya tujuan yang paling sering digunakan oleh masyarakat pada umumnya, curhat! Entah itu pengalaman ringan ataupun yang begitu berharga, banyak orang kini begitu menyukai pengakuan dari masyarakat ketika tulisannya bisa juga dibaca.

            Seperti laiknya buku harian, catatan pengalaman yang diletakkan dalam blog ini tidak sedikit juga yang diakui kerap bisa menjadi terapi bagi mereka yang melakukannya. Apalagi jika itu berupa masalah, terkadang, orang lain yang mengunjungi blog tersebut bisa juga ikut membantu memberikan solusinya atau juga belajar dari pengalaman si pemilik blog.

-Berbagi Resep

            Kini, cukup banyak juga masyarakat khususnya wanita yang memanfaatkan blog sebagai ajang untuk berbagi resep. Bahkan bagi mereka yang tinggal di luar negeri atau para pecinta kuliner, blog bisa menjadi ajang untuk bertukar resep dengan sesama teman yang juga memiliki hobi yang sama.

-Tips mengurus anak

            Bagi para ibu terutama ibu rumah tangga yang konsen terhadap anaknya atau yang diistilahkan dalam kebanyakan blog saat ini dengan para mom’s, saat ini juga tak mau kalah menjadi blogger. Di kala waktu luang, mereka biasanya menuangkan pengalaman mendidik putra putrinya ke dalam blog.

            Bentuknya memang seperti ajang curhat. Namun, blog yang dikerjakan oleh para mom’s ini lebih bersifat diskusi tentang bagaimana pengalaman yang mereka lewati bersama sang anak, berikut masalah dan penyelesaiannya.

-Promosi Karya

            Bagi para penulis, fotografer, pemusik, atau mungkin bahkan mereka yang memiliki profesi tertentu dan kerap menuangkannya dalam bentuk tulisan, media blog tentunya sayang bila ditinggalkan sebagai ajang untuk mengumpulkan karya.

            Tidak hanya sebagai wahana untuk membagi karya kepada masyarakat umum, blog juga bisa menjadi media pelengkap dari curiculum vitae. Ketika suatu saat Anda ingin melamar ke tempat lain, jangan lupakan untuk mencamtumkan dalam CV Anda tentang nama blog yang sudah berisi karya dan hasil pemikiran Anda.

            Lewat blog, pihak yang Anda lamar bisa dengan mudah mengetahui seperti apa kualitas kemampuan Anda selama ini, dilihat dari apa yang Anda tuangkan dalam blog hingga komentar para pengunjung di blog Anda.

-Pemasaran Usaha

            Karena blog bisa dimiliki secara gratis, tidak sedikit juga masyarakat yang kemudian memanfaatkan blog sebagai ajang untuk memasarkan produk barang atau jasa miliknya. Karena beberapa blog bisa tersambung dengan situs pencarian data, maka masyarakat umum pun bisa berkemungkinan untuk menemukan situs blog usaha yang Anda miliki. (ika)

Godaan Puasa

Sebagai Pola Hidup Sehat

Begitu beruntungnya kita yang tinggal di daerah yang amat menghormati umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa. Bagaimana tidak, pemerintah pun sampai memiliki kebijakan untuk meminta para penjual makanan dan minuman yang buka di waktu puasa seperti pada waktu siang hari agar menutup area makannya.

Namun apa itu cukup membuat kita untuk tidak tergoda dengan makanan dan minuman? Pastinya belum tentu! Karena godaan seperti itu ternyata masih bisa muncul juga meski kita tidak sedang berhadapan dengan makanan atau bahkan tempat makan secara langsung.

Kondisinya bisa bermacam-macam. Bisa saja ketika Anda sedang berkumpul bersama teman kemudian pembicaraan pun beralih ke soal makanan yang Anda inginkan saat berbuka nanti, melihat brosur penawaran makanan dan minuman, atau masalah alami ketika memang Anda merasakan haus dan lapar.

Jadinya, puasa pun kemudian lebih menjadi sekedar kewajiban untuk menahan lapar dan haus. Bukan sebagai ibadah yang seharusnya. Rasa kesal dan tidak ikhlas pun kemungkinan muncul dalam diri Anda, “Kenapa sih harus ada puasa?!”

Nah lho, kok jadinya tidak ikhlas ya? Sampai-sampai yang parahnya, ada juga orang yang mencoba menjaga image alias jaim di depan rekan kerja atau tetangga dengan memperlihatkan diri tidak makan dan minum. Padahal…

Daripada capek bersikap pura-pura atau tidak ikhlas, sebetulnya banyak lho manfaat puasa yang bisa kita dapatkan asalkan kita tahu apa saja manfaatnya. Mulai dari ajang diet untuk menguruskan badan, detoksifikasi untuk menghilangkan racun dalam tubuh, sampai menyembuhkan penyakit seperti maag pun bisa asalkan puasa dilakukan dengan cara yang benar.

Masalahnya sekarang tergantung dari diri kita sendiri. Sanggupkah kita menahan godaan nafsu kita sendiri yang sebetulnya muncul dari kebiasaan kita sehari-hari? Hal sepele saja, “Wah, hujan-hujan begini paling enak sebetulnya minum kopi susu nih?” Meski hanya sekedar celutukan, bila kita benar-benar tidak kuat, bisa lewat juga akhirnya puasa kita hari itu.

Belum lagi menghadapi gaya bercanda beberapa rekan kerja yang terkadang menggoda dengan mengiming-imingi makanan atau minuman yang kita suka ketika rekan kerja kita tersebut sedang mengalami halangan bulanan untuk puasa.

Jadi ketika godaan-godaan tersebut datang menggelitik iman kita, coba lah untuk lebih berpegang teguh kepada manfaat yang bisa kita dapatkan ketika kita benar-benar menjalankan puasa. Selain itu jika puasa kita benar-benar dilakukan dengan ikhlas, rasa lapar dan haus itu pun tidak akan terasa mendera.

Tentunya untuk menyiasati lapar dan haus ketika puasa, selain tidak melakukan aktivitas fisik yang terlalu melelahkan, suplailah kebutuhan tubuh yang mencukupi ketika sahur. Jika itu dilakukan, godaan rasa haus dan lapar pun tidak akan menjadi masalah utama bagi Anda. (ika)

 

Obatnya Ada pada Air

            Memang bisa dibilang merepotkan juga ketika kita sebagai wanita mengalami masa-masa menjelang menstruasi. Karena, kadar emosi kita kerap berada dalam posisi tidak stabil. Jadi bila biasanya kita mengalami masalah sedikit saja yang biasanya bisa dengan mudah kita hadapi, maka di masa sebelum menstruasi, hal sedikit saja bisa menyulut emosi kita.

            Pilihan untuk menenangkan diri atau menjauhkan diri dari sumber emosi biasanya kerap dipilih untuk meredam rasa tidak mengenakkan itu sendiri. Itu juga yang menjadi pilihan Dewi dan Intan yang kini sedang meniti karir di Southlinks.

            Dalam ajaran Islam sendiri diajarkan bahwasanya untuk meredam emosi, kita bisa menyentuh air dan kemudian berwudhu. Maka ketika rasa marah, sedih, kesal hinggap di hati kita, sentuh saja air untuk berwudhu.

            Tak hanya untuk urusan marah, air pun berkhasiat untuk mengusir rasa kantuk yang kadang datang ketika kita sedang membutuhkan konsentrasi tingkat tinggi saat beraktivitas. (ika)

 

Ingat Obrolan Positif

            Stempel yang melekat pada kaum hawa adalah kerap diidentikkan dengan kegiatan menggosip. Entah mengapa, aktivitas yang satu ini memang sering terasa mengasyikkan untuk dilakukan. Tak hanya untuk mengisi waktu luang, menggosip atau membicarakan orang lain kerap tanpa disadari bisa menyita waktu aktivitas saat bekerja.

            Membicarakan orang lain yang terkadang lebih menjurus kepada pembicaraan akan hal-hal yang kurang mengenakkan terkadang dianggap sebagai sebuah cara untuk melampiaskan ketidakpuasan akan sesuatu. Daripada diungkapkan secara langsung kepada orang yang bersangkutan, maka menbicarakannya dengan orang lain lebih dipilih sebagai jalan keluarnya.

            Tak hanya melalui ajang bergosip yang dilakukan secara langsung dengan orang lain, mengobrol melalui jalan maya atau chatting juga kerap dilakukan oleh beberapa wanita di kala waktu kerja.

            Dibandingkan menahan lapar dan haus, aktivitas satu ini memang sering kurang dapat dikendalikan. Apalagi jika kebanyakan hal tersebut terjadi karena faktor kebiasaan yang kurang disadari.

            Maka untuk menahan aktivitas tersebut agar tidak mengganggu jalannya puasa ramadan, pengendalian dari diri sendirilah utamanya yang diperlukan. Alihkan saja konsentrasi atau keinginan untuk melakukan aktivitas tersebut dengan hal-hal yang lebih bermanfaat. Misalnya saja dengan mendengarkan musik atau membaca tulisan yang bermanfaat.

            Selebihnya, cobalah buat kesepakatan dengan teman-teman baik itu di lingkungan kerja atau dengan siapapun untuk saling mengingatkan agar tidak melakukannya atau mengalihkan pembicaraan dengan hal-hal yang positif. Pilihan untuk saling mengingatkan ini sangat memungkinkan kita untuk bisa saling mengontrol baik diri sendiri maupun secara tidak langsung orang-orang di sekitar kita. (ika)

 

Langsung Elus Dada Istighfar

Endang Setiyobudiati, Guest Relation Officer Southlinks

            Beberapa hari ketika awal puasa memang terkadag kita harus membiasakan diri dengan pola hidup tertentu. Tentu saja yang utama adalah tidak bisa lagi sembarangan untuk makan dan minum ketika di waktu puasa.

            Membiasakan kebiasaan baru itulah yang menjadi pengalaman unik bagi Endang. Terutama di awal-awal puasa, Endang kerap sering bergerak reflek untuk berpikir mengambil air minum ketika merasa haus.

            “Kalau lapar sih nggak jadi godaan besar. Tapi kadang kalau haus sering reflek kepikiran, aduh haus mau ambil minum, eh, kan puasa ya,” cerita Endang.

            Godaan lain yang dialami Endang adalah terutama ketika melewati hari-hari menjelang haid. Seperti wanita pada umumnya, Endang pun kerap merasakan emosinya yang menjadi tidak stabil.

            “Kalau pas begitu jadi sering cepat marah. Tapi kalau pas mau marah, aku ingat, terus langsung elus dada nahan marah sambil baca istighfar,” aku Endang.

            Tak hanya ketika puasa, wanita yang juga kerap membaca buku-buku Islami ini pun kerap sering membaca dan meminjamkan buku-buku miliknya terutama yang berbau Islami. Dan selama puasa ini, Endang pun kerap memanjakan dirinya dengan membaca buku La Tahzan yang menjadi favoritnya.

            “Bagus itu bukunya apalagi dibaca pas puasa. Jadi buku wajib deh,” imbuh Endang. (ika)

 

Jauhkan Diri dari Sumber Marah

Dewi Riwayatun Muslimah, Front Office Admin

            Bagi Dewi, bukan makanan atau minuman yang dianggap menjadi godaan baginya ketika sedang menjalankan ibadah puasa. Akan tetapi emosinya ketika marah terhadap sesuatu lah yang dianggapnya bisa menjadi godaan pengganggu.

            “Kalau saya biasanya memilih menjauhkan sumber marah itu dari saya. Misalnya kalau di rumah, ya anak saya saya minta pergi jauh dulu. Kalau teman, saya milih untuk ngejauh dulu saja,” ujar Dewi.

            Untuk lebih mengendalikan diri selama puasa, Dewi pun memiliki beberapa kiat yang kerap dilakukannya. Misalnya memilih lebih banyak diam untuk menghindari aktivitas yang mengganggu puasa.

            “Takutnya nanti kebawa gosip. Selain itu saya juga milih lebih banyak baca buku-buku Islami. Misalnya seperti membaca La Tahzan,” aku Dewi.

Sementara untuk puasa kali ini, Dewi mengaku ketika di awal puasa kemarin mengalami hal yang kurang mengenakkan. Ceritanya, ia mengalami kondisi perut yang kurang nyaman dan terasa seperti maag.

“Kemarin itu sempat juga kepikiran, apa batalin saja ya. Soalnya rasanya sakit banget. Tapi untungnya kemarin nggak jadi dan alhamdulillah bisa jalan puasanya,” cerita Dewi. (ika)

 

Capek Layani Customer Genit

Intan Kurnia Sari, Golf Reservation

            Jangankan di bulan ramadan. Di hari biasa saja, seseorang yang memiliki posisi berada di bagian front office atau yang berhubungan dengan bagian publik kerap harus menghadapi berbagai godaan.

            Mulai dari menghadapi customer yang pemarah, banyak kemauan, sampai yang iseng. Itu juga yang harus dihadapi oleh Intan sebagai Golf Reservation. Ketika ditanya cobaan apa yang bisa dihadapinya ketika puasa, Intan langsung menyelutuk, “Melayani customer yang genit barangkali ya,” ujarnya.

            Selebihnya, Intan mengaku godaan yang kerap dihadapinya ketika puasa ramadan adalah mengatur emosi yang kadang sesekali tidak teratur. Namun itu pun menurutnya dianggap tidak begitu mengganggu aktivitasnya sehari-hari dalam bekerja.

            “Paling-paling kalau sedang nggak stabil, saya suka milih untuk menyendiri dulu saja untuk sementara waktu,” imbuh Intan. (ika)

Keamanan untuk Diri Sendiri

Tak Perlu Tampil Mencolok

            Dari dulu sampai sekarang, sering saja anggapan bahwasanya wanita itu adalah mahluk yang lemah masih beredar di kalangan masyarakat. Hasilnya tidak jarang, begitu banyak kasus kriminal dialami oleh wanita. Dan apakah itu berasal dari sugesti, wanita pun seakan-akan begitu ikhlas menyandang dan menerima kondisi tersebut.

            Padahal jika kita para wanita mau berjuang untuk diri kita sendiri, rasa dan kondisi aman itu bisa saja kita dapatkan. Tinggal bagaimana cara kita untuk mewujudkannya.

            Misalnya saja jika berpergian ke luar rumah. Seringnya terkadang, sikap dari wanita sendirilah yang mengundang orang lain untuk melakukan tindak kriminal. Misalnya dari cara berpakaian, sikap, atau barang dan aksesoris yang kita kenakan.

            “Nggak usah berlebih kalau menggunakan perhiasan ke luar rumah. Kadang juga banyak wanita suka membawa tas yang kelihatannya besar padahal juga kosong,” ujar Bripka Puji Astuti, Kepala Unit RPK yang ada di Sat Reskrim Poltabes Barelang.

            Menurutnya hal-hal seperti itulah yang tak jarang mengundang orang lain untuk berlaku kriminal terhadap wanita yang bersangkutan. Apalagi jika saat itu wanita yang bersangkutan terlihat sedang sendiri.

            Tak jarang, kasus kriminalitas seperti penjambretan baik secara paksa atau melalui cara hypnosis hingga kasus pemorkasaan bisa dialami oleh seorang wanita. Bisa jadi karena si wanita sendiri yang lengah, atau justru tanpa disengaja sikapnya lah yang mengundang kriminalitas itu untuk terjadi. (ika)

 

Penghypnosis yang SKSD

            Banyak cara dari para pelaku kriminal untuk memperdaya korbannya. Satu yang terkadang sulit dihindari adalah hypnosis. Karena cara ini dimanfaatkan oleh pelaku kriminal dengan menggunakan alam bawah sadar si korban dan memerintahkan melakukan sesuatu.

            Tekniknya bisa bermacam-macam. Misalnya pelaku mengajak bicara korbannya panjang lebar dan tidak jelas. “Biasanya pelaku menepuk korban misal di bahunya. Atau mengajak korban bicara panjang. Pokoknya SKSD (sok kenal sok dekat, red), sok kenal begitu,” tutur Puji.

            Namun tenang saja, asal Anda mengetahui bagaimana agar tidak terpedaya, pelaku tidak akan bisa melakukannya pada Anda. Misalnya, jika Anda terlihat sendirian, terlihat mencolok dengan busana yang Anda kenakan atau apa yang Anda bawa, kemudian nampak seperti orang yang sedang bingung, biasanya pelaku kriminal akan mudah memperdaya diri Anda.

            Maka jika Anda diajak bicara oleh orang yang tidak Anda kenal di jalan dan ia nampak akrab mengajak Anda bicara, maka waspadailah. Pun ketika misalnya ketika Anda sedang ada masalah, lebih baik hindari berjalan-jalan sendiri di tempat yang ramai dengan tanpa tujuan. (ika)

 

Jangan Langsung Mandi

            Kasus kriminal lain yang rawan dialami oleh wanita adalah perkosaan. Dan saat mengalaminya, sering juga dari pihak wanita yang kurang tahu cara mengatasinya. Misalnya ketika usai diperkosa, biasanya para wanita yang menjadi korban akan mandi dahulu membersihkan diri dan baru melaporkan kriminalitas yang dialaminya kepada polisi.

            Jika baru saja mengalami perkosaan, menurut Puji, segera saja laporkan hal tersebut ke Program Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (PPT) yang ada di RSB Kasih Sayang Ibu, Komplek Ruko Palm Spring Blok B11-14 Batam Centre.

            “Jangan bersihkan diri atau mandi dulu. Tapi lapor dulu ke PPT. Nanti di sana korban akan divisum atau diperiksa dan baru boleh bersihkan diri. Kan kadang wanita malu atau takut kalau datang ke polisi. Makanya bisa ke sana saja dan nanti pihak di sana yang akan panggil kita untuk datang,” jelas Puji.

            Menurut Puji, tindakan yang disebut kriminal perkosaan juga harus dicermati seperti apa. Karena menurut Puji, jika itu dilakukan berkali-kali justru tidak bisa disebut perkosaan. Kecuali jika korban tidak memiliki akses untuk keluar.

            “Kalau korbannya tidak bisa kemana-mana untuk melapor, itu namanya bukan perkosaan. Tapi yang namanya perkosaan itu kalau korban waktu mengalaminya sekali dan bisa pergi untuk melapor,” ujar Puji menjelaskan. (ika)

 

Gunakan Feeling

            Kasus kejahatan di dalam taksi juga sering terjadi dan dialami oleh para wanita. Untuk masalah yang satu ini, Puji memberikan beberapa tips yang bisa Anda ikuti dan terapkan.

            Misalnya jika rasanya taksi yang akan Anda naiki terasa janggal, lebih baik gunakan feeling dan tidak menaikinya. Lihat juga apakah di dalam taksi tersebut banyak pria yang menjadi penumpangnya ataukah tidak.

            “Kadang ada wanitanya juga dia juga yang jadi pelakunya. Makanya itu kita sebagai wanita perlu gunakan feeling juga,” ujar Puji.

            Selain memperhatikan warna dan identitas taksi yang ada di luar seperti nomor kendaraannya, perhatikan juga ciri interior di dalamnya. Apabila dirasa mencurigakan, gunakan handphone untuk mengirim sms kepada orang yang Anda percaya. Sehingga jika di kemudian waktu ada kejadian yang merugikan, kita pun bisa segera tertolong.

Jadi jika Anda mengalami kasus kriminalitas, Anda bisa melaporkannya ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) yang ada di Poltabes Barelang. Pun jika Anda juga mengetahui kasus kejahatan yang dialami oleh orang lain.

“Makanya itu ada gerakan perpolisian masyarakat. Jadi orang tidak hanya menjadi polisi untuk dirinya sendiri tapi juga lingkungannya,” imbuh Puji. (ika)

 

Tips:

-Hindari mengenakan pakaian yang mencolok atau ‘wah’ saat keluar rumah apalagi ke tempat keramaian

-Hindari mengenakan perhiasan yang berlebihan

-Jangan membawa tas yang terlihat besar serta wah jika memang tidak diperlukan

-Tidak usah membawa ATM jika kurang digunakan saat bepergian

-Waspadai orang yang sok kenal dan mengajak Anda berbicara banyak

-Bila ada masalah, hindari bepergian ke tempat yang ramai sendirian

-Jangan langsung mandi usai diperkosa

-Segera laporkan ke PPT jika mengalami kasus perkosaan

-Perhatikan ciri luar dan di dalam dari taksi yang akan Anda naiki

-Jika sendirian, jangan naik taksi di bangku belakang

-Gunakan handphone untuk menghubungi orang yang bisa menolong Anda jika ada apa-apa

Nikah atau Karir

Jadi Pilihan Hidup

            Wanita hanya di rumah saja, bukan masanya lagi. Saat ini, fenomena wanita berkarir bisa jadi dianggap sebagai trend atau mungkin kebutuhan aktualisasi diri.

            Tapi tidak dapat dipungkiri, wanita pun sesungguhnya juga memiliki dorongan untuk mewujudkan pernikahan dan bahkan memiliki keluarga. Namun sayangnya, keinginan untuk menikah sekaligus berkarir sering kurang dapat berjalan beriringan.

            “Sebenarnya jika ditanyakan apakah ada hambatan seorang wanita berkarir atau berumahtangga maka jawabannya tergantung tujuan hidup orang tersebut,” ujar Adelina Situmorang, HRD Manager Panbil Industrial Estate.

            Dikatakan lebih lanjut oleh Adel, berkarir dan berumah tangga adalah contoh sebuah pilihan hidup. Bila seorang wanita memutuskan untuk terus berkonsentrasi dalam berkarir maka resikonya ia akan terlambat dalam berumahtangga. Dan sebaliknya jika ia memutuskan untuk berumahtangga, pada beberapa karir tertentu, wanita tersebut harus mengorbankan karirnya.

“Namun bukan berarti karirnya harus mati kok. Seseorang dapat mengubah jalan hidupnya dan meniti karir yang lain dengan berusaha dan menggali potensi lain yang ada dalam dirinya,” saran dari Adel. (ika)

 

Konsentrasi Harus Terbagi-bagi

            Ada mitos yang berkembang, bahwasanya wanita yang telah menikah biasanya memiliki penurunan kecerdasan dan kemampuannya dalam bekerja. Dari mitos inilah tidak jarang, banyak perusahaan yang enggan mempekerjakan wanita yang telah menikah atau menaikkan karirnya.

            Selain itu, wanita yang telah menkah pada kenyataannya memang sering tampil kurang cemerlang bahkan menurun jika dibandingkan masa karirnya dahulu sebelum menikah. Jadi, benarkan fakta tersebut?

            Menurut Adel, penurunan kecerdasan pada seorang wanita tidak ada hubungannya dengan apakah ia telah menikah, faktor usia, keturunan, kesehatan fisik dan psikis yang dihubungkan dengan faktor kecerdasan.

“Mungkin pada sebagian wanita menikah seolah-olah berkesan jadi berkurang kecerdasannya. Padahal sebenarnya mungkin karena kurangnya konsentrasi ia saja dalam bekerja. Banyak yang harus dipikirkan oleh wanita karir yang telah menikah sehingga konsentrasinya menjadi terbagi-bagi,” lanjut Adel.

Belum lagi jika seorang wanita menikah, mungkin menjadi lebih sering mengajukan izin keluar kantor untuk keperluan anak atau yang lainnya. Sehingga, produktivitas wanita itu pun dirasa menjadi kurang optimal.

“Hal inilah yang menyoroti seolah-olah wanita karir yang menikah menjadi lebih berkurang kecerdasannya. Padahal sebenarnya tidak seperti itu, karena memang konsentrasi akan menjadi terbagi-bagi,” tambah Adel.

Biasanya jika wanita karir bisa berpikir penuh hanya untuk karir dan pekerjaaannya, kini menjadi terbagi-bagi. Wanita karir yang telah menikah harus membagi perhatiannya menjadi tiga bagian yaitu antara karir, suami, dan anak. Belum lagi jika ia telah memiliki anak lebih dari satu orang. Konsentrasinya pun harus terserap untuk memikirkan keperluan atau kebutuhan rumah tangganya yang lain.

“Tapi dalam hal ini, keprofesionalitasan wanita karir yang telah menikah dalam bekerja tetap harus dipertahankan. Justru saya merasakan ibu rumah tangga yang tetap eksis berkarir sangatlah luar biasa. Karena selain tetap dapat berkarir di pekerjaannya, ia juga mampu membagi-bagi peran. Untuk itulah diperlukan selain konsentrasi yang cukup tinggi juga perencanaan yang baik agar tetap eksis di dalam karirnya,” saran dari Adel. (ika)

 

Harus Tetap Pacu Diri

Bagi seorang wanita karir yang telah berumahtangga, ia mungkin akan kehilangan kesempatan-kesempatan tertentu. Misalnya untuk mendapatkan kesempatan disekolahkan ke luar negeri dalam waktu yang cukup lama, maka ia perlu mendapat persetujuan keluarga yang ditinggalkan, lain hal jika semua mendukung.

Kemudian untuk posisi tertentu, mungkin saja wanita karir yang telah menikah tidak diberi kesempatan karena membutuhkan produktifitas kerja yang tinggi. “Karena untuk wanita yang sudah beberapa kali melahirkan tentu saja ada penurunan secara fisik dan kegesitan mulai berkurang,” imbuh Adel.

Namun jika wanita tersebut ingin karirnya tetap naik atau paling tidak karirnya tidak menurun, maka ia harus tetap memacu diri untuk melatih dirinya tetap optimal dan maksimal. Apalagi seperti sebelum keadaan memiliki anak. (ika)

 

Produktifitas Tetap dapat Optimal

Tuntutan untuk memilih antara karir dengan menikah juga pernah dilalui oleh Adel. Dalam karirnya, Adel telah berkecimpung dalam dunia HRD selama sekitar 15 tahun dan 7 tahun terakhir sebagai manager yang sebelumnya sebagai officer yang tetap juga mengepalai departemen HRD / Pesonalia.

“Saya selalu berprinsip bahwa jika saya move out harus lebih tinggi secara income, level atau kedudukan, karir, dan perusahaan yang lebih besar lagi. Hal ini saya jalani. Dan setiap dua tahun bekerja, saya meningkatkan karir saya sesuai dengan goal setting saya. Hal itu bisa terjadi atau tercapai,” tutur Adel.

Adel sendiri memulai karirnya dengan bekerja pada sebuah perusahaan group yang sangat besar dengan jabatan sebagai admin personalia. Dari sana, banyak pengalaman yang ia gali. “Karena saya fokus pada pekerjaan dan karir, saya dikatakan orang lupa usia, lupa menikah, dan waktu berlalu demikian pesat,” sahutnya.

Sampai pada akhirnya di puncak karir yang tertinggi, ia memilih menghentikannya dan tidak lagi mewujudkan ambisi-ambisi yang lebih tinggi lagi. Ia berani untuk memutuskan untuk berniat meneruskan tugas perkembangannya sebagai manusia normal, yaitu ingin menikah dan memiliki rumah tangga. Itu pun akhirnya terjadi sekitar dua tahun yang lalu.

“Setelah menikah, saya tidak merasakan karir itu turun. Memang saya tidak memacu untuk ke posisi yang lebih tinggi lagi karena saya telah membuat keputusan yang menjadi prioritas dalam hidup saya. Bahwa ketika saya mengambil keputusan untuk menikah maka harus ada yang dikorbankan yaitu karir,” tegasnya.

Namun bukan berarti ia berhenti dalam pengejaran prestasi. Melainkan bagi Adel, ia ingin bisa mempertahankan apa yang eksis saat itu dan mengembangkannya dengan tidak mengejar sesuatu bak meteor seperti sewaktu masih muda.

“Setelah berumah tangga, setiap orang pasti memiliki komitmen-komitmen yang telah disepakati bersama. Misalnya kebutuhan memiliki anak. Atau bagi yang belum, tanggungjawab mengurus anak, suami sehingga untuk melaju lebih kencang lagi seperti ambisi-ambisi pada waktu muda akhirnya terkandaskan,” ujar Adel.

Namun sekali lagi Adel menekankan, seorang yang memutuskan menikah dan tetap berkarir bukan berarti lantas akan semakin mengendur. Menurutnya, semangat semangat kerja dari wanita karir yang telah menikah tetap dapat dipelihara dan produktifitas tetap dapat dioptimalkan.

“Karena jika sudah menikah, stres kerja dapat dibagi dengan pasangan. Dan bagi yang memiliki anak, ia bisa mendapat hiburan setelah seharian penat bekerja,” ujar Adel. (ika)