Rawat Tubuh dengan Massage
Untuk Kesehatan dan Kecantikan
Aktivitas yang rutin dan padat memang cukup melelahkan tubuh. Jadwal kerja dan kesibukan dengan ritme seperti itu terkadang mampu membuat kita sulit untuk menyisakan waktu berolah raga. Tidak sedikit orang yang akhirnya malah merasa sakit di beberapa bagian tubuh karena kurang lancarnya peredaran darah akibat kurang adanya waktu berolah raga.
Untuk itulah beberapa salon maupun klub kebugaran kini menawarkan massage atau pijat untuk mereka yang aktif dan minim berolahraga. Ini tak lain karena fungsi dari massage yang dapat memperlancar peredaran darah serta melonggarkan otot-otot yang kaku. Dengan menyisakan waktu beberapa menit dalam satu bulan, keluhan-keluhan di tubuh akibat rutinitas yang padat dapat teratasi.
Saat tubuh dituntut untuk beraktfitas tinggi, kemungkinan untuk stres sangatlah besar apabila tidak diimbangi dengan olah raga. Kondisi ini akan berpengaruh pada fisik. Dengan pemijatan sekujur tubuh, titik-titik tubuh yang tegang dirangsang agar pulih seperti sedia kala.
Pemijatan juga mampu mempengaruhi kondisi kulit. Penggunaan oil atau cream massage mampu meningkatkan fungsi minyak yang menjaga kulit tetap bersih dan sejuk. Gerakan pemijatan juga bisa membuat kulit kaku menjadi lembut.
Sedangkan untuk tehnik pemijatan, ada sembilan cara dasar yakni menggosok (effleurage), memijat-mijat (petrissage), mengguncang-guncang (shaking), memukul-mukul (tapotement), menggerus (friction), menggosok melintang otot (walken), menggeser lipatan kulit (skin rolling), menggetarkan (vibration), dan mengurut (stroking).
Beragam massage yang bisa dipilih. Mulai dari tradisional massage, thai massage, foot reflexiology, shiatsu, maupun yang campuran. Masing-masing dari massage tersebut memiliki tehnik dan manfaat yang berbeda disesuaikan dengan kebutuhan orang.
Menurut Agung Febiana dari Bubble Spa, traditional massage masih banyak dipilih meski telah hadir tehnik-tehnik massage dari luar. “Tradisional massage dapat meringankan tubuh yang capek. Massage ini banyak digunakan oleh masyarakat lokal Batam,” ujar Febi.
Tehnik Foot Reflexiology juga mampu menghilangkan keluhan-keluhan akibat tubuh yang lelah. Bahkan tak hanya itu, keluhan-keluhan sakit pun dapat diatasi dari Foot Reflexiology. “Itu dikarenakan seluruh pusat saraf berada di kaki. Dengan sentuhan-sentuhan di syaraf dari pijat Foot Reflexiology, penyakit seperti migrain atau kecapekan dapat diatasi,” ujar Susi Marni dari Salon Tulips yang berada di Panbil Mall.
Untuk mereka yang memilki intesitas kesibukan yang cukup tinggi, ada tehnik-tehnik massage yang khusus untuk itu. Mereka yang terlalu lelah bisa memilih Thai Massage, Shiatsu, atau yang campuran. Massage semacam itu memiliki tehnik pijat dengan gerakan yang lebih kuat.
Thai Massage yang memiliki gerakan pemijatan yang membuat tubuh ditekuk dengan posisi yang tidak biasa dilakukan. Sedangkan tehnik pemijatan Shiatsu menggunakan kekuatan kaki untuk dari pemijat untuk mengenai bagian tubuh dari mereka yang dipijat.
Thai Massage Longgarkan Otot
Disukai Wisatawan Hongkong dan Korea
Tehnik pemijatan tertentu dari Thailand saat ini menjadi tren di beberapa tempat. Keunikan dari massage ini adalah tehnik pijatannya yang khas tanpa lumuran minyak atau cream. Thai massage menggunakan kekuatan jempol untuk menekan titik lemah otot. Sementara konsentrasi daerah pijatannya ada pada daerah punggung, kaki serta wajah.
Di Bubble Spa yang terletak di Batam Centre Mall, thai massage banyak diminati oleh para wisatawan dari Hongkong atau Korea. “Bila mereka berkunjung ke mari, para wisatawan itulah yang paling sering meminta thai massage,” ujar Agung Febiana dari Bubble Spa.
Wanita yang suka dipanggil Febi ini lantas menjelaskan bagaimana Thai Massage dilakukan. “Fungsi dari Thai Massage adalah dapat melemaskan otot-otot yang kaku atau menggumpal. Badan yang dimassage ditarik-tarik sehingga otot bisa longgar.”
Untuk mendukung terapi yang banyak menggunakan gerakan tubuh dan peregangan ini, sebaiknya dilakukan di atas matras serta menggunakan busana longgar agar lebih relaks dan nyaman.
Menurut Febi, orang tidak perlu khawatir cidera dengan gerakan thai massage. Di Bubble Spa, Dina yang menjadi ahli thai massage mengerti tentang massage ini. Sehingga, thai massage tidak menimbulkan cidera.
Namun menurut Febi, ada orang-orang dan kondisi tertentu di mana massage ini tidak bisa dilakukan. Wanita haid dan orang yang sedang atau telah mengkonsumsi alkohol tidak boleh melakukan massage.
“Alkohol itu racun, sedangkan massage bersifat melancarkan peredaran darah. Jadi, kalau orang habis mengkonsumsi alkohol dikhawatirkan darahnya akan tercemeri oleh alkohol,” ujar Feby yang telah satu tahun menangani massage tradisional.
Orang yang telah selesai makan juga tidak boleh langsung melakukan massage. Setidaknya 15 menit setelah makan, orang baru diperbolehkan massage. Sedangkan setelah massage, seseorang dianjurkan untuk minum air jahe hangat. “Ini berfungsi untuk menghangatkan tubuh dan membantu peredaran darah setelah dimassage,” ujar Feby.
Idealnya, orang melakukan massage satu minggu sekali. “Terlalu sering pun tidak boleh. Tapi kalau orang yang sudah terbiasa massage, dia akan menganggap massage sebagai kebutuhan,” kata Feby di akhir wawancara.
Shiatsu Massage Untuk yang Lelah
Pijatan yang berasal dari Jepang ini menggunakan kekuatan jempol yang menelusuri otot. Shiatsu digemari oleh mereka yang sibuk dengan konsentrasi tinggi. Karena itu terapi ini disukai karena tidak menyita banyak waktu dan gerakannya pun lebih pada otot yang menghubungkan ke saraf otak.
Di Batam, Shiatsu dapat ditemui di Ginza Massage yang berada di Hotel Harmoni. Menurut Antonius Sitanggang atau yang biasa dipanggil Anton, manajer dari Ginza Massage, masih jarang masyarakat Batam yang memanfaatkan tehnik pijat ini.
“Kebanyakan tamu dari Jakarta mungkin sering menemui shiatsu massage di sana. Kalau di Batam dan kebetulan mereka menginap di sini, mereka akan pilih shiatsu karena telah tahu atau terbasa dengan massage tersebut,” ujar Anton.
“Punggung orang yang dipijat ditekan sampai bunyi. Pemijatnya menekan dengan jari tangan. Sedangkan sambil berdiri dan berpegangan pada kayu yang melintang di atas tempat tidur, pemijat menekan tubuh pasien dengan jari kaki,” ujar Anton.
Ada hal penting yang bisa dilakukan sebelum melakukan massage ini. Yang penting lakukan peregangan ringan sebelum melakukan pijatan, agar otot-otot menjadi relaks lebih dulu.
Sedangkan adapula pantangan melakukan shiatsu bagi usia dan kondisi tertentu. Mereka yang tidak boleh melakukan shiatsu adalah mereka yang lanjut usia dan memiliki sakit tulang seperti rematik dan pengapuran tulang.
Massage Campuran pun Oke
Massage campuran juga banyak dikembangkan di beberapa tempat. Massage ini merupakan gabungan antara massage tradisional tehnik massage yang lainnya. Seperti di Bubble Spa yang menggabungkan massage tradisional dengan Thai massage.
“Orang yang menjalani massage campuran dipijat dengan massage tradisional terlebih dahulu, setelah itu dengan thai massage,” ungkap Febi.
Demikian halnya di Ginza Massage yang berada di Hotel Harmoni. Ginza Massage merupakan perpaduan antara tradisinal dan shiatsu massage. “Orang yang menggunakan massage ini pertama kali dipijat dengan massage tradisional terlebih dahulu lalu dimassage dengan cara shiatsu,” kata Anton.
Ada keuntungan lebih dari ginza massage atau campuran ini. Massage yang memiliki asal nama dari sebuah gunung di Jepang ini selain melancarkan peredaran darah juga menghilangkan lelah tubuh yang sangat.
Usir Sakit dengan Foot Reflexiology
Massage tak cukup untuk tubuh yang lelah. Penyakit yang ditimbulkan akibat rutinitas yang tidak stabil pun dapat disembuhkan lewat massage jenis Foot Reflexiology. Penyakit seperti migrain dan keluhan syaraf yang tegang dapat dikendurkan dengan sentuhan pada titik syaraf yang ada di kaki.
“Memang itu manfaat yang bisa diperoleh dari dari foot refelxiology. Dengan sentuhan di syaraf-staraf yang bersimpul di kaki, syaraf-syaraf lain yang ada di tubuh bisa dikendurkan,” kata Susi Marni dari Salon Tulips.
Jenis massage ini juga baik dilakukan secara teratur. Menurut Susi, untuk menghindari problem yang timbul ada baiknya foot reflexiology dilakukan secara rutin dua kali seblan.
Sementara menurut Febi dari Buble Spa, ada orang-orang tertentu yang tidak boleh dimassage dengan foot reflexiology. Mereka yang memiliki darah tinggi beresiko bila dimassage dengan cara ini.
Foot Reflexology yang dilakukan selama 60 menit di Ginza Massage juga memiliki manfaat menghilangkan lelah. “Dengan menekan urat-urat saraf yang ada di kaki, orang yang dimassage dapat dikurangi rasa lelahnya,” ujar Anton.
Manfaat Massage
1. Meningkatkan sirkulasi peredaran aliran darah
2. Membuka simpul dan penyumbatan peredaran jalannya energi
3. Menormalkan organ dan fungsi kelenjar serta memperbaiki proses dan koordinasi organ tubuh
4. Memperbaiki keseimbangan fungsi kelenjar dan merilekskan kerja sistem tubuh
Tips
1. Isilah perut minimal 1 jam sebelum melakukan perawatan.
2. Berkomunikasilah dengan therapist agar mengetahui seberapa kuat tekanan pijatannya.
3. Meskipun dapat dilakukan di rumah, sebaiknya perawatan dilakukan di tempatnya karena Anda ditangani therapist yang terlatih.