- Kawanan Oo melayang terseok. Tubuhnya berat. Ada sosok C menggelayut manja.
- “Aku lelah! Aku ingin terbang dg langkah ringan!” Oo mencoba menguatkan dirinya menuju suatu tempat.
- Di sana, di tempat yg penuh kehijauan, itulah tujuan Oo yg sesungguhnya.
- Daun muda sumringah. Oo disambut suka cita penuh damba.
- “Kemarilah… Mari, biar kubantu meringankan langkahmu!”
- “Sebentar.” Oo mengedar pandangan. Ada yg asing di sekitarnya.
- “Kau sedang mencari mereka? Engkau telat, ia telah dibunuh beberapa hari lalu.”
- Oo kebingungan. “Siapa yg tega membunuh para sang tua yang baik hati itu?”
- “Ada yang membutuhkan tubuhnya. Yah, padahal kami yakin berada di tempat perlindungan!”
- Oo tetap terlahir kembali. Tubuhnya meringan. Tp hatinya berat melihat kawanannya yg tak lg banyak.
(Ini adalah flash fiction saya yang saya buat dalam lomba pembutan flsh fiction di twitter @cerfet dan alhamdulillah bisa menang)