29
Jun
09

Keajaiban Celoteh Si Kecil

Ulah dan celoteh si kecil terkadang sering membuat siapapun tertakjub-takjub. Pasalnya, apa yang mereka lakukan sering dianggap tidak sesuai dengan umurnya. Tak ayal, itulah yang kemudian dianggap lucu oleh kita yang sudah merasa menjadi ‘orang besar’.

Saya sendiri punya beberapa cerita tentang celoteh dan ulah si kecil, bisa jadi sepupu saya sendiri, juga berasal dari anak-anak tetangga saya.

Konser ala Anak Tetangga

Inilah si kecil Arsa yang sejak difoto oleh saya, jadi nagih terus minta difoto euy!!!

Inilah si kecil Arsa yang sejak difoto oleh saya, jadi nagih terus minta difoto euy!!!

Ada satu hiburan yang paling saya sukai saat berada di rumah, yaitu mendengarkan Arsa, anak sebelah rumah saya yang hobi sekali ‘konser’ nonstop. Hehehe… bocah berumur sekitar tiga tahun ini memang hobi sekali menyanyi. Sebentar saja mendengarkan sebuah lagu, pasti tak lama kemudian ia akan terus menyanyikan bait dari bagian reff.

Lagu-lagu yang biasanya bagian reff-nya akan ia nyanyikan dengan berulang terus menerus misalnya lagu milik Ungu, Hijau Daun, Lucky Laki, dan Ta’ Gendong-nya Mbah Surip. Misalnya nih, habis mendengarkan lagu Ungu, Arsa pasti terus menerus berteriak bernyanyi sambil melulu menyanyi, “Pernahkah kau merasa…” Hanya itu!

Acara konser si Arsa ini bisa makin menjadi jika ia dalam kondisi tidak punya teman dan sendirian berada di teras rumahnya. Sudah deh, lagu apa saja bisa akan ia nyanyikan secara asal dengan suara melengkingnya, sedikit tidak berirama, dan bahkan bisa joget-joget sendirian.

Kalau menyanyikan lagu Lucky Laki, Bukan Supermen, Arsa bisa terus melafalkan, “Aku… bukanlah Supermen!” terus menerus, sambil sesekali dengan gaya satu kaki diangkat ke belakang dan satu tangan diangkat ke depan. Maksudnya sih, ingin meniru gaya Superman!

Nama Arsa sendiri yang saya tahu berasal dari bahasa Sansekerta, memang sebetulnya berarti kegembiraan. Apa yang diinginkan oleh kedua orangtuanya itupun sepertinya memang benar-benar mewujud pada diri Arsa. Si kecil ‘ucrit’ ini memang tidak pernah berhenti dari ulah yang bisa membuatnya gembira.

Pernah juga suatu ketika, Arsa diajak bermain di alun-alun di mana saat itu sedang terdapat latihan drum band. Atraksi drum band ini sendiri merupakan tontonan favori dari Arsa. Ketika suatu ketika ada drum yang menganggur, Arsa lalu mendekati drum itu dan memukul secara asal sambil berteriak-teriak menyanyi lantang dengan percaya dirinya!

Belum lagi jika ada pengamen atau topeng monyet yang kebetulan lewat di jalan gang rumah saya. Arsa pun bisa mengikuti si pengamen atau topeng monyet keliling ini hingga beralih ke jalan gang yang lain. Dengan adanya Arsa, si pengamen pun bisa punya teman ngamen yang ikutan menyanyi sekaligus menari-nari menemani si pengamen!

Si Kecil Rangga yang Hobi Celometan

Adek saya sedang memegangi Rangga yang hobinya 'pencilakan'!

Adek saya sedang memegangi Rangga yang hobinya 'pencilakan'!

Beda lagi dengan adik sepupu saya yang meskipun anaknya kecil mungil dan belum jelas bicara karena masih melewati usia dua tahun, tapi idenya jika berbicara, terkadang bisa membuat orang dewasa geleng-geleng kepala tak habis pikir.

Misalnya nih saat seorang tamu pamit pulang dari rumah Mbah saya. “Udah ya Mbak aku pulang,” pamit sang tamu itu yang lalu disambut oleh Rangga dengan santainya, “Mongo monggo…” Kami semua yang mendengarnya pun cuma bisa melongo, tak menyangka Rangga justru bisa bicara seperti itu.

Atau saat ia sedang digendong ibunya, hobi celometan Rangga itu pun sampai membuat ibunya sendiri malu. Saat sedang bertemu dengan seseorang pria yang memang bertubuh gemuk dan besar, Rangga bisa dengan entengnya menyelutuk, “Whuik, gendute yeek…” Dan dengan malu, ibunya pun lantas spontan menutup mulut anaknya sambil berkali-kali meminta maaf kepada pria tersebut.

Demikian juga ketika ia bertemu dengan tetangganya yang memiliki nama Muslimin. Nah, Anda tahu sebutan muslimin muslimat yang merupakan sapaan di kalangan umat Islam kan? Dengan entengnya, si Rangga bisa memanggil nama tetangganya itu menjadi Muslimin Muslimat. Jadi setiap ada Muslimin lewat, Rangga pasti akan ramah menyapa, “Mucimin mucimat…”


0 Tanggapan ke “Keajaiban Celoteh Si Kecil”



  1. Belum Ada Tanggapan

Tinggalkan Balasan




Kalender

Juni 2009
S S R K J S M
« Mei   Jul »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Kelompok Tema

Terimakasih untuk...

  • 380,032 pembaca

Koleksi Foto Milik Ika

My Grand Father

dandelion

Teratai di Simbatan

the hidden face

Broken Queen of The Ant

Shadow of The Big Tree

Following The Stone

Keong

Tepi Laut Tanjungpinang

Orang Ke Tiga (The Other Woman)

More Photos

Kategori

Aneka Tulisan