Arsip untuk November 18th, 2007

18
Nov
07

Belajar Bahasa Mandarin

Asal Ada Kemauan dan Konsisten
Saat ini, bahasa Mandarin memang menjadi tuntutan yang sering dijadikan standar tambahan dalam penguasaan bahasa asing lainnya. Tak cukup hanya menguasai bahasa Inggris saja, Anda pun harus lihai menguasai bahasa yang satu ini.
Apalagi untuk kita yang tinggal di wilayah Kepri, rasanya jika kita kurang bisa menguasai bahasa yang satu ini, maka kita agak mengalami kesulitan dalam hal berkomunikasi dengan banyak orang. Bagaimana tidak, masyarakat Tionghoa di Kepulauan Riau ini begitu besar. Belum lagi jika kita pergi ke Singapura, bahasa mandarin pun seakan-akan menjadi bahasa alternatif yang bernilai penting dan bisa digunakan di sana.
Dan seperti bahasa asing lainnya, bahasa asing yang satu ini juga memiilki tantangan tersendiri. Dalam bahasa mandarin, tulisan yang tertulis tidak hanya divokalkan dengan pengucapan biasa. Ada nada-nada tersendiri yang harus Anda kuasai. Salah pengucapan nada, arti dari apa yang kita ucapkan itu pun bisa berbeda.
Yang menjadikan bahasa mandarin memiliki tingkat kesulitan tersendiri adalah tentang aksara yang perlu juga dikuasai. Dan inilah yang membuat bahasa Mandarin menjadi tidak mudah begitu saja dikuasai oleh seseorang yang ingin benar-benar menguasai bahasa Mandarin secara total.
Namun bagi Anda yang sudah bisa berkomunikasi dengan bahasa Mandarin, jangan lantas merasa tidak perlu untuk mempelajarinya lebih dalam. Karena kebanyakan orang hanya sanggup untuk mengucapkannya tanpa bisa baca dan tulis aksara Mandarin.
Memang, tidak mudah begitu saja untuk bisa menguasai bahasa yang satu ini. Merasa menyerah sebelum mencoba mempelajarinya? Jangan dulu tergesa-gesa putus asa. Karena meski Anda bukanlah orang yang mengenal dekat dunia Tionghoa, asal ada kemauan dan konsistensi, pasti bisa. Tang jan! (ika)

Pahami Aksara dari Bentuk Bendanya
Sebetulnya untuk menguasai bahasa Mandarin, tak lengkap rasanya jika kita tidak mempelajari huruf atau aksaranya. Namun karena aksara Mandarin tidak menganut huruf atau per kata dalam penulisannya, maka butuh cukup waktu juga untuk bisa menguasainya.
Huruf atau karakter Mandarin merupakan satu di antara huruf tertua yang dikenal di dunia. Banyak perubahan yang terjadi dalam penulisan huruf ini seiring dengan perkembangan zaman. Ada beberapa barang yang dulu belum ada, maka karakter penulisannya pun baru ada di zaman sekarang.
“Awalnya dulu penciptaan huruf mandarin hanya berdasarkan bentuk benda  tersebut. Misalnya mereka membuat huruf berbentuk gunung untuk menggambarkan gunung atau bulatan untuk menggambarkan matahari,” ujar LW Song, Badan Pembinaan Pendidikan Bahasa
Tionghoa (BP2BT).
Ia mencontohkan, sebuah titik yang ditambahkan pada huruf dao yang berarti pisau membuat kosakata baru yakni ren yang berarti pinggir pisau. Titik yang berada di sisi pisau itu berarti menunjukkan ketajaman pinggir pisau tersebut.
Secara struktural, huruf Mandarin sebenarnya bisa dibagi menjadi dua tipe. Tipe pertama adalah sebagai huruf Mandarin sebagai komponen tunggal dan komponen kombinasi.
Sebagian besar huruf Mandarin merupakan kombinasi dari ratusan komponen di berbagai posisi huruf tersebut. Misalnya karakter kou bisa dikombinasikan dengan komponen lain di berbagai posisi yang berbeda untuk membentuk karakter baru.
“Huruf seperti ini bisa disebut radikal atau elemen sebuah huruf. Radikal biasanya berfungsi sebagai panduan penulisan, pelafalan dan pencarian huruf tersebut di kamus,” jelasnya.
Semua huruf yang memiliki radikal Kou biasanya memiliki arti yang berhubungan dengan mulut karena kou berarti mulut. Misalnya, menangis, menyanyi atau lainnya. “Dan radikal ini terdapat di semua huruf mandarin, meski tak ada pengelompokan radikal ini untuk huruf tertentu,” papar Song.
Di tahun 1956, Pemerintah Tiongkok mengumumkan adanya skema baru mengenai huruf Mandarin yang lebih sederhana supaya penulisan huruf Mandarin bisa lebih mudah. Huruf ini disebut jiantizi atau jianti yang berarti huruf Mandarin sederhana. Sementara huruf yang lebih tradisional disebut fantizi, yang bentuknya lebih kompleks.
“Sekarang orang di Tiongkok sudah menggunakan huruf yang lebih sederhana tersebut. Sedangkan publik Taiwan lebih memilih menggunakan huruf yang lebih kompleks. Di kawasan Asia, Singapura dan Malaysia lebih menggunakan jiantizi,” tutur Song.
Peraturan ini dibuat Pemerintah Tiongkok untuk lebih memudahkan orang asing yang baru mempelajari Bahasa Mandarin. Song pun tak lupa memberikan tips bagi orang yang baru pertama kali belajar Mandarin. “Pertama kenali karakter atau huruf, kenali bentuknya dan kenali radikalnya, pasti akan mudah belajar huruf Mandarin,” jelasnya.
Penulisan huruf Mandarin sendiri tak banyak mengalami perubahan sejak pertama kali diciptakan. Prinsipnya hanya ada dua cara, yakni penulisan dari atas ke bawah dan dari arah kiri ke kanan untuk semua karakter. “Dan peraturan itu harus ditepati, karena tanpa peraturan itu, penulisan huruf Mandarin akan kacau-balau,” pungkasnya.
Karena terhitung lumayan rumit untuk mempelajarinya, Song pun mengaku meskipun ada seseorang yang memang sudah lancar berbahasa Tionghoa, bukan berarti ia juga mudah untuk mempelajari aksara Mandarin.
Begitu juga menurut Suki Ariono, Pemilik Pusat Bimbingan Bahasa Mandarin Pelita Budaya Bangsa, ia sering merasa kesulitan untuk mengajak orang Tionghoa lainnya untuk belajar bahasa Mandarin.
“Banyak juga orang Tionghoa yang bisa percakapan tapi tidak bisa baca. Saya pernah dan sering meminta mereka untuk lebih belajar bahasa Mandarin. Tapi apa jawabnya? Saya sudah bisa bicara, kenapa saya harus belajar bahasa mandarin,” ungkap Suki yang menurutnya, baca dan tulis juga merupakan syarat seseorang dinyatakan menguasai bahasa Mandarin.
Baik Song maupun Suki akhirnya salut jika ada orang yang bukan dari kalangan Tionghoa namun mau dan serius mempelajari bahasa Mandarin secara total. Meski tergolong tidak mudah, tapi Song mengaku pernah memiliki seorang murid bukan dari kalangan Tionghoa yang bisa berbahasa Mandarin secara total. Dan itulah yang menjadi kebanggaannya serta membuatnya dapat memotivasi orang lain untuk bisa mempelajari bahasa Mandarin. (rur/ika)

Perhatikan Nada Bacanya
Ingin bisa dibilang cepat menguasai bahasa Mandarin? Paling tidak, kita bisa mempelajari bagaimana pengucapan atau kalimat demi kalimat yang bisa kita gunakan untuk berkomunikasi sehari-hari.
Namun bahasa Mandarin tidak seperti bahasa lainnya yang penulisan dengan pelafalannya sama. Ada empat nada yang mungkin bisa diucapkan dalam setiap kata demi katanya. Belum lagi panjang pendek pelafalannya. Jika salah atau kurang tepat pengucapannya, bisa berbeda juga arti dan makna yang ditimbulkan.
Misalnya saja kata Ma. Jika diucapkan dari nada pertama hingga nada keempat bisa memiliki arti ibu, kain kasar, kuda, sampai kata marah. Bagi yang belum terbiasa dalam pelafalannya, akan terasa sulit untuk mengucapkannya.
Suatu kata dengan lafal yang salah dalam bahasa Indonesia akan menyebabkan salah pengertian. Tapi bila salah menerapkan nada, akan lebih berat lagi dan membahayakan pengetiannya.
“Jadi harus diperhatikan sugguh-sungguh dalam latihan nada itu, mulai dari permulaannya sekali. Walaupun memang akan menjemukan,” Song menekankan dalam sarannya bagi mereka yang ingin belajar bahasa Mandarin.
Lantas, mengapa terkadang ada bahasa Mandarin yang berbeda pengucapannya? Hal itu tak lain karena adanya perbedaan dialek dalam masyarakat Tionghoa sendiri. Hampir seperti daerah Sumatera, ada beberpa bahasa daerah yang digunakan meski itu sama-sama berasal dari daerah Sumatera yang notebene provinsi di Indonesia.
Misalnya, terkadang kita sering melihat atau mendengar tampilan di televisi berupa percakapan masyarakat Tionghoa dengan kata-kata owe atau yang berarti aku. Nah uniknya, mengapa kata tersebut tidak kita dapati di daerah Provinsi Kepri?
Sebetulnya, kata owe ini berasal dari dialek Khek di kalangan Menteng yang ada di Jakarta. “Banyak bangsa dengan dialek yang berbeda dari masyarakat Tionghoa yang berada di Indonesia. Itu masih belum lagi pecahannya. Misalnya kalau Khek bisa ada beberapa dialek lagi,” jelas  Suki.
Bahasa mandarin yang kita sering tahu sekarang ini di Provinsi Kepri sesungguhnya bukanlah hanya terdiri dari satu macam dialek saja. Setidaknya ada lima dialek yang sering digunakan oleh masyarakat Tionghoa.
Macam dialek tersebut antara lain Teochiu, Hokkian, Khek atau yang biasa disingkat dengan HK, Konghu, dan Hainan. Mereka pun tersebar di daerah Provinsi Kepri dengan tiap-tiap daerah memiliki mayoritas suku tersendiri.
Sedangkan bangsa Khek atau yang sering disingkat dengan HK inilah yang bahasanya kemudian dijadikan sebagai bahasa Mandarin yang lebih dikenal di kalangan internasional. Menurut Suki, bangsa Khek berasal dari suku Han dan kemudian bahasa inilah yang digunakan sebagai standar baahsa Mandarin di tingkat internasional. (ika)

Manfaatkan Saluran Televisi Mandarin
Tinggal di Batam yang dekat dengan akses Singapura dan Malaysia
membuat kita begitu mudah memperoleh saluran televisi dari kedua negara tersebut. Tidak hanya televisi yang menyiarkan dengan bahasa Inggris atau Melayu, kita pun bisa juga mengakses saluran televisi yang menggunakan bahasa Mandarin.
Nah, bagi Anda yang ingin menguasai bahasa Mandarin, kemudahan itulah yang bisa Anda gunakan juga untuk memperlancar bahasa Mandarin Anda. Apalagi menurut Suki, kita bisa belajar membiasakan diri untuk mendengarkan percakapan dalam bahasa Mandarin dan mengerti artinya melalui terjemahan bahasa Inggris yang biasanya tertulis dalam teks di layar televisi.
Cara lain yang bisa Anda tempuh untuk mempermudah belajar bahasa Mandarin adalah dengan mempraktekkannya bersama dengan orang lain. Daalm kelas privat yang dibuka oleh Song misalnya, ia kerap mengadakan kelas dengan peserta yang memiliki latar belakang yang sama dari para muridnya.
Cara ini untuk mempermudah dirinya dalam memberikan kata demi kata yang bisa jadi ada beberapa  kata yang berbeda antara kelas privat yang satu dengan yang lain. Penerapan cara ini juga untuk mempermudah para peserta kelasnya agar bisa saling mempraktekkan materi yang diterimanya.
Ingin mencoba cara lain? Anda pun bisa belajar dari situs-situs pembelajaran bahasa Mandarin yang ada di internet. Misalnya dalam situs http://www.csulb.edu/~txie/ccol/content.htm. Di situs tersebut, Anda akan belajar bagaimana sebuah kalimat dibahasakan dalam bahasa Mandarin serta bagaimana karakter akasaranya. Situs ini juga dilengkapi dengan akses suara yang memungkinkan kita bisa mengerti bagaimana pelafalan dari kata per katanya. (ika)

Syaratnya Harus Konsisten
Anda punya cukup uang, punya cukup waktu, punya guru atau mengikuti institusi pendidikan bahasa Mandarin yang cukup handal, ternyata tidak menjamin Anda bisa dengan mudah menguasai bahasa yang satu ini.
Karena selain hal itu semua, Anda masih perlu memiliki tekad, kemauan untuk belajar, serta daya konsistensi untuk menguasainya. Seringnya yang terjadi, mereka yang ingin menguasai bahasa Mandarin ternyata tidak punya cukup modal niat yang kuat untuk benar-benar mempelajarinya hingga tuntas.
Selain itu, masalah waktu juga terkadang bisa menghalangi seseorang untuk putus di tengah jalan saat mempelajari bahasa Mandarin. Apalagi untuk mereka yang bekerja dan kurang bisa menyisihkan waktunya dengan baik, maka akan menghadapi kesulitan untuk tidak bisa secara teratur mengikuti kelas pelatihan.
Tak hanya waktu untuk di kelas, waktu untuk belajar di luar jam itu pun juga diperlukan. Jika ingin cepat lancar berbahasa Mandarin, tentunya kita juga harus mampu menghafal kata demi kata baru yang kita terima dalam setiap kali pertemuan dengan guru bahasa Mandarin. (ika)

18
Nov
07

Menyikapi Geng Motor

Motor Jadi Bahan Diskusinya
Ada kita, ada motor, ada teman-teman lain yang juga sama-sama hobi di jenis motor yang sama. Ya kalau udah kayak begitu, apalagi coba yang mau diomongin. Ya pastinya juga urusan motor dong.
Dan emang itulah yang jadi muasalnya kenapa sih kok ada klub-klub motor. Karena kesamaan hobi di bidang otomotif motor, jenis motor yang sama, ya udah deh. Jadinya kenapa nggak kita bikin klub motor sekalian.
Cuman nggak hanya sekedar ngomongin motor. Kegiatan-kegiatan yang lain pun akhirnya juga ikut-ikutan diadain. Dari yang positif, sampai yang negatif. Dari yang awalnya cuman ngomongin masalah motor, gimana ngutak atiknya, gimana bisa punya motor yang lebih bagusan kualitasnya dari produk asalnya, eh… sampai ternyata dunia motor bisa juga memunculkan kegiatan yang negatif.
Misalnya nih kayak kejadian geng motor yang ada di Bandung. Awalnya ya sma gitu deh, cuman sekedar ajang kumpul-kumpul karena kesamaan hobi aja. Dan nggak tahu kenapa, kok jadinya bisa mengarah ke hal yang negatif begitu ya?
Bayangin aja coba, masa untuk bisa masuk ke dalam keanggotaan klub tersebut harus pakai acara pembaiatan. Badan pakai acara harus terima ditendang-tendang dulu, sampai bikin acara brutal seperti ngerampok tempat perbelanjaan.
Kalau dipikir-pikir, apa hubungannya coba yang begituan itu dengan motor? Ya kalau emang niatan awalnya kumpul karena motor, kenapa nggak sekalian menagdakan aktifitas bersama yang emang ada hubungannya dengan motor.
Misalnya nih, ngediskusiin tentang perkembangan dunia otomotif terutama untuk jenis motor tertentu. Biasanya nih, kita bisa dapat informasi yang up to date dari majalah khusus motor atau internet.
Nah, kalau yang dilakukan sama para bapak yang ada di klub motor Batam Motor Club atau BMC ini boleh juga nih ditiru. Dari yang awalnya ngomongin onderdil motor, jadinya mereka bisa berdiskusi untuk mencari gimana sih ngedapetin ondersil-ondersil tertentu. Apalagi sampai hunting bareng-bareng ke Singapura.
Gaya ngumpul dan ngomongin masalah motor kemudian berujung pada ajang modifikasi juga dilakukan sama anak-anak dari Batam Bikers Club atau BBC. Malahan, klub yang satu ini juga tergolong sering ngejar prestasi di ajang modifikasi lho! (ika)

Mendingan Ikutan Baksos
Emang sih, ada dari kita yang dekat dengan dunia otomotif terutama motor dan kemudian mengarahkannya ke hal yang negatif. Misalnya kayak balapan liar yang sering diadain akhir minggu di daerah Barelang.
Tapi ternyata, banyak juga kok yang nggak memilih hal-hal kayak begitu itu! Kalau nggak percaya, yuk kita dengar cerita-cerita beberapa teman atau sampai yang tingkatannya sudah bapak-bapak dan menjadikan dunia otomotif motor itu sebagai hobi.
Misalnya seperti Pak Anton dan kawan-kawannya yang tergabung dalam Batam Motor Club atau BMC. Dengan tongkrongan mereka yang berupa motor gede, mereka nggak pingin lho kemudian punya citra kalau mereka itu identik dengan hal yang sangar atau sok gaya.
“Kita ingin ikut mengampanyekan safety riding. Jadi bukan berarti motor besar itu untuk gaya-gayaan di jalan. Tapi kita juga ingin mengampanyekan bagaimana mengendara yang baik dan benar di jalan. Misalnya kalau motor ya melintaslah di jalur kiri, menyalakan lampu kalau siang hari, dan menggunakan helm standart,” jelas Pak Anton.
Yup, acara safety riding emang akhir-akhir ini sering banget diadain oleh Poltabes Barelang. Nggak hanya jadi ajang kampanye cara mengendarai motor yang benar, tapi di ajang ini kita juga jadi bisa nambah kenalan dengan para anggota klub motor yang lain. Selain juga bisa ngeceng di jalan ramai-ramai, hehehe…
Yang nggak kalah serunya adalah urusan touring, rame-rame naik motor, keliling-keliling ke suatu tempat, pokoknya berasa deh kebersamaannya. Tempat yang paling empuk buat sasaran touring kalau buat anak klub motor di Batam, mana lagi kalau bukan Barelang. Jalan ke arah ujung gugusan kepulauan Barelang yang nggak begitu ramai bikin acara touring yang melibatkan banyak motor pun jadinya nggak bikin ngeganggu.
Acara saling kunjung antar pulau pun bisa jadi agenda touring. Misalnya nih, anak klub motor Batam bikin acara touring ngunjungin anak klub motor di Tanjungpinang. Tentu saja, daerah lintasannya harus melewati daratan pulau Bintan terlebih dahulu.
Nggak hanya urusan kesenangan, acara sosial juga banyak kok dilakukan oleh beberapa klub motor. Misalnya nih, seperti yang diadain sama anak-anak skuter yang tergabung dalam Ikatan Scooter Batam atau ISB. Mereka nggak hanya ngurusin motor saja, tapi anggota dari klub ini bisa mengadakan kegiatan baksos seperti pembangunan masjid di kavling lama, serta pengecatan sekolah di Pulau Setokok. (ika)

Kontes sebagai Ajang Prestasi
Kalau dihitung-hitung dalam setahun, kayaknya makin hari makin sering aja deh adanya beberapa pihak yang menggelar ajang kompetisi untuk para pecinta motor yang hobi modifikasi. Alhasil, banyak juga akhir-akhir ini beberapa klub motor yang lahir demi sebuah aksi modifikasi dan juga mengejar prestasi.
Catat saja nama Batam Bikes Club yang terkenal dengan karya mono wheelnya. Udah gitu kalau dihitung secara tingkat Indonesia, karya mono wheel ini tergolong langka lho di Indonesia. Cuman bisa dihitung pakai jari saja deh.
Kalau menurut Mas Agus dari BBC, ajang modifikasi itu ngebuat para anggotanya jadi banyak yang insyaf dari ajang balap liar. Konsentarsi mereka jadi dialihkan dengan ngomongin modifikasi motor dan ngejar target bentuk modifikasi motor yang lalu diikutin ke lomba.
Nggak beda jauh sama klub Japemethe yang markasnya ada di Tanjungriau. Beberapa anak yang gabung di klub ini pun jadi ngerasa punya kebanggaan ketika bisa megang motor hasil modifiaksi. Apalagi kalau sekalian bisa ngoleksi piala yang didapat dari hasil kompetisi modifikasi.
Emang banyak sih yang bisa didapat kalau kita niatnya ngumpul sama anak-anak yang sama-sama punya hobi motor. Dari yang awalnya nggak tahu apa-apa, jadi bisa nimba ilmu dari hasil kongkow ngobrolin perkembangan otomotif. Apalagi kalau sekalian diaplikasiin dengan ngemodif motor.
Nah yang seru lagi tuh kalau pas ngejar waktu setoran deadline kompetisi. Wah, udah sampai pakai acara nggak tidur segala. Tapi senang lho! Soalnya bisa ngumpul bareng teman-teman yang senasib sepenaggungan dan satu tujuan sih.
Yang nggak kalah serunya lgi tuh kalau udah bisa ngegeber hasil modifikasi di ajang kontes. Hm… banyak mata yang nonton serta merhatiin motor kita di ajang itu. Bangganya tentu apalagi kalau bisa nambah sampai bisa menang. Pengen? (ika)

Balap Liar? Sudah Lupa Kali!
Pernah liat ajang balap liar yang ada di Barelang? Oups… buat yang nggak biasa, pasti ngerasa ngeri! Padahal cuman nonton doang tuh. Dan buat kamu yang jadi pelakunya, kayak gimana sih rasanya?
Emang sih, ikutan balap liar itu berasa ngeri tapi seru. Apalagi kalau tracknya nggak hanya harus jadi yang tercepat, tapi harus lihai ngesalip kendaraan-kendaraan lain yang sedang melintas. Whoa, bikin keki yang lagi lewat aja.
Dan herannya meski kadang ajang ini dinilai negatif karena selain nggak hanya ngeganggu kendaraan yang lagi lewat atau sampai bikin pesertanya meninggal, tapi kok ya tetap ada aja tuh ya yang main?!
Padahal kalaupun bisa menang, apa sih kebanggaannya? Mending ikutan ajang modifikasi. Masih dipamerin di ajang kontes aja udah jadi pusat perhatian pengunjung. Belum lagi kalau sampai bisa menang. Jadi lupain aja deh mending ajang balap liar itu! (ika)

18
Nov
07

Public Speaking

Harus Punya Ciri Khas Sendiri

            Jadi MC atau penyiar emang jadi kegiatan yang sekarang ini kayaknya jadi trend deh. Selain jadi foto model atau peragawati, jadi MC atau penyiar juga menjadi kegiatan yang dianggap mengasyikkan dan terbilang gaul!

            Tapi banyak juga orang yang kurang ngerti, kenapa sih seseorang itu bisa disukai kalau jadi MC? Kenapa ada MC yang bisa terus menerus disukai sama orang lain dan ada MC yang suka ikut-ikutan gaya orang lain tapi nggak pernah secemerlang seperti MC lain yang sukses?

            Jawabannya ternyata… untuk menjadi MC, penyiar, atau apapun yang ada hubungannya sama komunikasi dengan orang banyak, kita butuh tuh yang namanya metode komunikasi tertentu. Jadi nggak bisa asal cuap-cuap aja!

            Nah beberapa waktu yang lalu, di Batam sempat hadir tuh Om Farhan yang emang terkenal banget di mana-mana hadir sebagai MC. Nggak hanya sebagai MC, Om Farhan awalnya juga terkenal sebagai seorang penyiar radio dan bahkan sempat juga ikutan bikin perencanaan sebuah tayangan komedi seperti Extravaganza.

            Dengan menggelar talkshow tentang public speaking atau cara berbicara dan berkomunikasi untuk berhadapan dengan orang banyak, ternyata banyak peserta dari acara itu yang bisa dapat ilmu baru lho.

            Mulai dari tips-tips ringan sampai ilmu yang harus dikuasai sama kita yang pengen sukses jadi MC ataupenyiar pun dibagiin sama Om Farhan. Uniknya, acara ini sampai diikutin berbagai kalangan lho, mulai dari anak muda seperti kita yang pengen banget bisa gape jadi MC, presenter, atau penyiar, bapak dan ibu yang udah bekerja dan pengen sukses waktu presentasi di kantor, kakak-kakak mahasiswa yang pengen sukses caranya menyampaikan materi diskusi saat kuliah, sampai ibu-ibu rumah tangga pun ada.

            Dan emang nggak rugi sih buat mereka yang udah datang di acara tersebut. Soalnya hal-hal ringan tapi penting dibagiin sih sama Om Farhan pas acara ini. Mau tahu contohnya seperti apa?

            Misalnya nih kalau menurut Om Farhan jika kita ingin sukses sebagai presenter, MC, atau penyiar, kita mesti muncul sebagai diri kita sendiri. Nggak usah deh pakai acara ikut-ikutan gaya orang lain.

            “Saya empat tahun duet dengan Indy Barends dan hanya selalu bisa di belakangnya karena saya mencoba ngikutin apa yang jadi ciri khasnya Indy,” kata Om Farhan.

            Hal lain yang mungkin kita anggap itu biasa di dunia presenter adalah improvisasi. Ternyata kalau menurut Om Farhan, hal seperti itu nggak boleh ada lho! Semua-semuanya tetap harus terencana. Bahkan langkah kaki kita sekalipun di atas panggung.

            “Saya dan Indy tuh kalau lagi di atas panggung kelihatannya aja lepas. Padahal kalau di belakang panggung kita harus ngatur siapa begini habis itu apa. Termasuk siapa yang jadi kondektur atau supir,” jelas Om Farhan.

            Nah lho, maksudnya apaan tuh kondektur dan supir? Kalau kita duet, sebetulnya harus ada kesepakatan lho siapa yang jadi pemimpin siapa yang ngikutin. Tapi bukan berarti terus yang jadi supir bisa terus mendominasi acara seenaknya. Tetap saja, ada peran dari presenter yang jadi partner untuk ngikutin apa yang jadi kemauan sang partner.

            Kembali ke masalah improvisasi, Om Farhan bahkan nggak ngebolehin lho pemain Extravaganza untuk melakukan improvisasi. Semuanya harus seizin dan disepakati sebelum shooting. Heheh… nggak nyangka seperti yang kalau kita lihat di TV ya?! (ika)

 

Kenali 5W + 1H

            Nggak hanya wartawan saja ternyata yang membutuhkan penguasaan 5W + 1H. Eit sebentar, mungkin dari kamu ada nih yang belum tahu atau nggak ngeh, 5W + 1H itu apaan ya?

            Kalau dijabarin, yang dimaksud dalam 5W + 1H itu terdiri dari unsur what, who, why, when, where,  dan how. Tapi jangan dikira maksud dari unsur itu cuman berarti terjemahan katanya saja yang terdiri dari apa, siapa, kenapa, kapan, di mana, dan bagaimana lho!

            Misalnya nih sewaktu kita menjadi presenter, kita mesti ngerti banget apa sih konsep dari acara yang mau kita bawain, siapa orang yang ikut dalam acara tersebut, kenapa acara itu dibuat, kapan dan bersamaan dengan momen apa acara itu dibuat, di mana tempatnya, dan bagaimana kita bisa membawakan acara tersebut dengan baik.

            Nah dari unsur-unsur tersebut, Om Farhan kasih kita contoh nih misalnya kalau kita membawakan acara yang tempat di mall, tentunya kita nggak bisa membawakan acara seperti kalau ada di dalam ruangan.

            Dalam mall, kita perlu mengeluarkan suara dengan irama yang lebih panjang-panjang dan tentu saja keras! Udah gitu karena penonton acara kita nggak hanya orang di depan, samping, atau belakang kita melainkan juga di atas kita, jadi kita juga harus menyebarkan perhatian ke semua tempat tersebut.

            Sesekali, langkahkan kaki ke samping kanan atau kiri, nggak melulu menghadap ke depan terus akan tetapi sesekali juga perlu menghadap ke belakang dan ke atas lho! Wah kalau begitu badannya muter terus dong?

            “Ya nggak dong,” jawab Om Farhan waktu ada peserta pelatihan yang tanya seperti itu. Kemudian Om Farhan pun mencontohkan dan ternyata sambil bicara yang dengan sesekali mengarahkan badan ke posisi-posisi tertentu, kita tetap bisa kok bergerak dan mengarahkan perhatian ke segala penjuru arah.

            Sedangkan untuk unsur siapa, kita perlu juga tahu nih siapa yang jadi sponsor dari acara tersebut dan yang terpenting siapa yang menyelenggarakannya. Untuk hal yang satu ini, ternyata bahkan seorang Om Farhan pun pernah lho salah sebut penyelenggara acara.

            Jadi ceritanya begini nih, pernah selama tiga hari Om Farhan ngebawain acara sebuah merek ponsel tertentu. Nah besoknya, Om Farhan ngebawain acara sebuah merek ponsel lain nih.

Parahnya pas acara yang waktu itu dibawain sama merek ponsel lain itu, Om Farhan salah nyebutin merek ponsel di acaranya hari itu. Bisa ditebak deh gimana kacaunya?! Sampai-sampai kata Om Farhan, dia nggak berani minta bayaran dari jobnya itu deh!

Dan jika suatu ketika kamu juga melakukan hal seperti itu, pinta Om Farhan, minta maaflah. Nggak ada cara lain yang bisa dilakukan selain kita hanya bisa melakukan minta maaf atas kesalahan yang udah kita buat.(ika)

 

Ini dia 5W + 1H ala Om Farhan yang kudu kamu pegang!

What: Acara apa? Apa isinya? Apa konsepnya? Apa formatnya? Apa messagesnya? Apa yang diinginkan dari sang presenter? Apa impact dan impresi yang diharapkan?

Who: Siapa yang akan menonton? Untuk siapa acara ini? Siapa yang akan tampil? Siapa yang membuatnya? Siapa yang membiayainya? Siapa orang-orang yang terlibat di dalam program ini? Siapa yang menjadi idea initiator? Dan tentu saja, siapa saya?

Why: Apa latar belakang acara ini dibuat? Kenapa perlu dibuat? Kenapa harus dalam format tertentu, waktu tertentu, dan di tempat terterntu? Kenapa yang tampil adalah pihak tertentu, dengan bentuk tertentu? Dan tentu saja, kenapa harus saya presenternya?

            When: Kapan? Jam? Hari? Tanggal? Bulan? Tahun? Musim? Momentum? Situasi dan kondisi yang menyangkut waktu?

            Where: Di mana? Outdoor? Indoor? Hotel Ballroom? Mall? Studio? Kondisi geografisnya? Kota atau desa mana? Negara mana? Stasiun TV mana?

How: Tidak memiliki cacat organ wicara, menguasai bahasa verbal dan bahasa tubuh dengan baik, ekspresi, artikulasi, intonasi, dan visi.(ika)

           

Pegang Mikrofon dengan Satu Tangan
            Hal yang kelihatannya sepele tapi penting juga dibagikan sama Om Farhan waktu acara talkshownya kemarin. Misalnya nih tentang cara memegang mic waktu kita jadi MC. Tuh, kelihatannya sepele banget ya? Masa iya masalah memegang mic saja pakai dibahas?!

            Tapi ternyata kalau menurut Om Farhan, cara memegang mic ini bikin orang yang menonton kita jadi enak dan merasa dihormati lho. Jadi nggak bisa sembarangan. So, kayak apa sih memegang mic yang benar?

-Pegang mic dengan satu tangan dan tangan yang lain menyapa audien. Jangan sampai pegang mic pakai dua tangan. Kesannya kita jadi kelihatan nggak pede dan pasif gitu deh.

-Kalau jadi MC-nya berduet dengan orang lain, pegang mic di sisi yang berseberangan dengan partner kita. Misalnya kalau partner kita di samping kanan, ya kita pegang mic di tangan kiri.

-Jika kita ingin berjalan berganti posisi di sebelah lain dari partner kita, ya kita harus pintar-pintar memindah mic yang kita pegang itu pas saat kita berada di belakang partner kita. Nggak etis kalau kita memindah mic saat kita udah berada di sebelah partner kita atau saat kita udah ada di depan audien.

-Nah, kalau kita dapat mic yang pakai kabel, aturannya tetap sama. Biarkan satu tangan memegang mic dan tangan yang lain bisa bebas bergerak bahkan untuk mengatur posisi kabel saat tubuh kita bergerak.

-Nggak hanya urusan memegang mic. Urusan ngetes mic apakah sudah berfungsi atau belum juga ada aturannya lho. Ada baiknya, tes mic dengan suara bicara kita saja. Bukan dengan diketuk-ketuk atau di tes suaranya dengan ditempelin di bibir. Kalau yang terakhir itu kata Om Farhan sih, menjijikkan banget lho! Hehehe… (ika)

 

Gerakan Tubuh Harus Sadar

            Biar kita nggak berimprovisasi, sebetulnya kita harus benar-benar matang merencanakan apa saja yang mau kita bicarakan dan bagaimana nantinya tubuh akan bergerak saat berada di depan audien.

            Kalau menurut Om Farhan, kita perlu juga nih memperhatikan bagaimana sih tubuh kita kalau berada di depan para audien…

-Jangan membelakangi audien.

-Saat di depan audien, hindari sikap tubuh dengan kedua tangan mendekap di depan dada atau perut.

-Begitu juga halnya dengan memasukkan kedua tangan atau bahkan satu tangan di ke dalam saku celana. Kesannya kita kurang merespon auden deh kalau seperti itu.

-Sapulah pandangan ke segala penjuru audien. Kalau bisa tepat ke bola mata masing-masing audien dengan gerakan menyebar. Nggak papa kalau cuman sepersekian detik saja yang itu sebetulnya bagi audien sangat berarti banget lho! (ika)

 

Latih Muka Macan sampai Tikus

            Pengen jadi presenter, MC, atau penyiar? Ada beberapa latihan khusus nih yang perlu kamu lakukan sendiri di rumah. Kali ini, Om Farhan juga ngaih tips kok latihan-latihan seperti apa sih yang perlu kita lakukan kalau di rumah?

Coba rekam suara kita sendiri dalam sebuah tape recorder. Terus, baca satu alinea tulisan yang ada di koran. Habis gitu dengarkan lagi deh hasil rekaman suara kamu sendiri. Dari situ kamu akan tahu, gaya bicara dan suara kamu itu udah sebagus apa sih?

Nggak hanya itu. Coba deh untuk latihan membaca berita dengan suara berbisik selama paling nggak lima menit setiap pagi. Ini untuk membiasakan organ wicara kita bekerja maksimal. Jadi nggak usah kaget lagi deh kalau sampai kita diminta untuk jadi presenter berjam-jam lamanya.

Senam wajah juga penting dilakukan lho. Untuk 10 detik pertama, lakukan senam wajah seperti muka macan. Heheh, tentunya kamu udah bisa tahu dong yang dimaksud. Jadi gerakkan mulut kamu seperti gerakan macan kalau lagi mengaum lebar.

Senam wajah lain yang perlu dilakukan adalah wajah tikus. Alias, kerucutkan bibir kamu seperti mulut tikus selama beberapa detik. Segala macam senam wajah ini fungsinya agar kita bisa tampil dengan senyum yang tulus.

Konon, orang bisa dinilai senyumnya tulus atau nggak dilihat dari kerut yang ada di sudut mata apakah ada atau nggak. Coba deh kita ngaca sambil senyum terus cuman menggerakkan bibir saja sedangkan mata kita tetap. Pasti kelihatan aneh!

            Lakukan juga senam nafas perut untuk melatih kekuatan kita saat banyak berbicara. Caranya, tarik nafas lalu simpan di dalam perut, terus gerak-gerakkan perut kita mengembung dan mengempis. Kalau udah beberapa saat melakukan itu, baru buanglah nafas ke luar. (ika)

18
Nov
07

Momen Tepat untuk Saling Memaafkan

Nggak Perlu Gengsi untuk Bilang Maaf

            Sebetulnya yang namanya minta maaf saat lebaran itu kegiatan yang nggak susah. Tinggal ngulurin tangan terus bilang maaf, jadi deh kosong-kosng! Atau kalau jauh dan nggak bisa langsung ketemu pas lebaran, ya bisa juga lewat telepon atau sms, beres!

            Apa iya semudah itu? Ternyata emang nggak juga deh. Apalagi kalau pasalnya, kita ternyata pernah punya masalah yang nggak ngenakin banget dengan seseorang yang kita kenal itu.

Misalnya nih, sebelumnya kita pernah berantem gara-gara pernah naksir orang yang sama, kita pernah bikin kesalahan sama orang yang bikin kita nggak enak ati, atau ada orang lain yang pernah bikin sesuatu yang nggak ngenakin ke kita.

Sampai-sampai, ada tuh istilah forgiven not forgotten. Emang kita bisa memaafkan tapi nggak untuk melupakan masalahnya. Kayaknya berat… banget deh untuk ngemaafin orang yang udah bikin salah ke kita. Atau, bisa juga kita yang malu buat minta maaf sama kesalahan yang udah kita buat.

Padahal, lebaran itu cuman sekali setahun lho. Dari pada memperpanjang masalah lama-lama sama orang lain, kenapa nggak kita buat kosong-kosong alias impas sekalian. Mumpung lebaran, manfaatin aja buat ngehapus dosa kita.

Kita pun nggak ada salahnya kok untuk nerima maaf dari orang lain. Emang berat apalagi kalau ingat apa yang udah orang itu perbuat. Yah kalaupun dia udah minta maaf, anggap saja kalau dia juga udah tobat. Yang penting buat dulu aja kosong-kosong, ya nggak?! (ika)

 

Maafnya yang Ikhlas Dong!

            Sebentar lagi kamu akan masuk sekolah lagi. Tapi untuk yang kali ini, tentunya mungkin ada yang beda. Karena dalam situasi lebaranan, otomatis nanti pas masuk sekolah, kamu harus banyak mengulurkan tangan untuk maaf memaafkan nih.

            Ritualnya sih kelihatannya sepele. Mengulurkan tangan, bilang minta maaf atau memaafkan, terus udah deh selesai. Gitu aja? Ya nggak dong! Apa iya habis itu berarti kita kosong-kosong?

            Soalnya bisa jadi, antara kalian nggak murni saling memaafkan nih. Nggak percaya? Coba deh kalau habis maaf-maafan, terus ditanya, yakin nggak kalau habis gitu kalian masih nggak ngerumpiin beberapa orang tertentu di belakangnya?

            Nah kalau masih kayak begitu, berarti ngemaafinnya nggak tulus tuh. Atau bisa jadi, maafnya harus diulang lagi deh. Masa iya udah minta maaf kok masih ngungkit-ngungkit salah yang katanya nih, udah dimaafin?

            Jadi biar nggak sia-sia lebaranannya, ya yang tulus dong kalau minta maaf. Begitu juga kalau ngemaafin. Katanya lebaranan kosong-kosong? So, ngapain juga sih harus masih mendam hal-hal yang ngenakin? (ika)

 

Pikirin Baiknya Dia

            Punya rasa kesal sama seseorang emang nggak gampang-gampang banget buat dilupakan. Apalagi, kalau itu menyangkut hal yang menyakitkan banget! Misalnya nih, dikhianatin pacar atau teman, difitnah yang nggak-nggak, dan itu semua parahnya dilakukan sama orang yang pernah dekat sama kita.

            Tapi jika kemudian tuh orang minta maaf ke kita, apa iya kita mau nggak ngemaafin? Apalagi jika orang tersebut juga udah janji buat nggak ngulangin lagi apa yang udah dia lakukan.

            So, biar kamu nggak berat-berat banget, ini nih, ada caranya kok biar semau itu jadi berjalan dengan mudah.

-Tulus memaafkan

            Kamu harus janji sama diri kamu sendiri untuk benar-benar memaafkan orang yang udah buat salah tersebut. Kalau dari hati kamu sendiri nggak ikhlas buat ngemaafin, ya emang jadinya berat

-Dia juga pernah baik sama kita

            Yang namanya sakit hati emang yang keingat ya kejadian-kejadian yang nggak ngenakin dan bikin kita jadi ilfil! Tapi kalau dia orang yang pernah baik sama kamu, ya kamu juga harus adil dong untuk mengingat kebaikan-kebaikan dia yang udah kamu terima.

            Misalnya nih kayak yang dilakukan sama Puri. “Meski dia pernah nyakitin kita, tapi dia juga kan punya sisi baik dan nggak semuanya jahat.” Dengan cara ini, teman kita yang satu ini pun akhirnya bisa enjoy lagi sama orang yang udah bikin nggak enak hatinya itu.

-Kasih kesempatan

            Ketika orang yang udah minta maaf itu kemudian janji buat nggak ngulangin lagi, ya kamu juga harus fair untuk ngasih dia kesempatan membuktikan kalau apa yang dilakukannya nggak akan dilakukan lagi di kemudian hari.

            Dengan niatan dari dalam diri kamu sendiri untuk melakukannya, kamu pun bisa dengan enak untuk menjalin hubungan lagi dengan nih orang. Sakit hati? Udah jadi lupa kali ya?! (ika)

           

Berani Jujur Saat Lebaran?

            Lebaran emang identik dengan maaf-maafan. Tapi lebih afdol, kalau kita pun berani jujur mengungkapkan segala kesalahan yang udah kita perbuat. Terutama, salah yang emang fatal banget.

            Eit, kalau Youngsters ditantang seperti itu, berani nggak ya? Mengungkapkan kesalahan ketika udah suka berbohong sama orangtua, berani ngomong jujur karena udah pernah membocorkan rahasia teman, atau terus terang di depan pacar kalau pernah TTM-an? Nah lho?!

            Wah, kayaknya berani jujur saat lebaran ini jadi tantangan besar lho. Kalau Youngsters bisa ngomong jujur pas lebaran, ketika meminta maaf, kata maaf itu jadi lebih tulus rasanya. Bukan hanya basa basi ketika lebaran saja.

            Cuman kalau memang itu begitu menyakitkan untuk diungkapkan sehingga lebih baik tidak dikatakan agar tidak merusak damainya lebaran, bisa juga kok dilakukan. Asalkan, Youngsters emang bertekad untuk tidak melakukannya kesalahan berbohong itu lagi ya. (ika)

18
Nov
07

Masa Puber

Nggak Usah Malu Kalau Berubah

            “Aduh, aku ini kenapa sih? Kok jadi nggak enak gini badanku sekarang?”

            “Waduh, semalam aku mimpi apaan ya? Kok…”

            Hehehe… hayo… kamu-kamu pastinya udah mengalami atau ngebatin hal-hal seperti itu ya? Kalau nggak dari kelas 6 SD dulu, kemungkinan yang pas SMP sekarang ini. Sebetulnya kenapa sih tubuh kita jadi berubah?

            Nah, pernah dengar istilah puber nggak? Sebetulnya, puber itu merupakan masa perantara antara masa anak-anak kamu ke masa mau remaja. Biasanya, kita akan ngalamin perubahan fisik dan psikis lho.

Buat kamu yang cowok, biasanya udah mulai yang ngalamin perubahan suara, bahu jadi lebih bidang, mulai keluar kumis atau jenggot, otot menguat, tumbuh bulu-bulu di ketiak dan daerah di sekitar kemaluan, timbul jakun, dan mulai berfungsinya alat reproduksi.

            Sedangkan kalau yang cewek, bentuk tubuhnya jadi mulai berlekuk, pinggul melebar, kulit jadi lebih halus, suara jadi lebih lembut, tumbuhnya bulu-bulu di ketiak dan seputar kemaluan, mengalami haid, buah dada mulai tumbuh dan kadang terasa sakit.

            Terus yang mungkin kamu sering tahu, kenapa ya kok tinggi badan cewek kebanyakan jadi lebih cepat tinggi dari pada cowok ya? Itu karena masa puber yang dialami sama cewek emang bisa lebih cepat dua tahun daripada cowok.

            Nggak hanya urusan perubahan di bagian fisik, cara berpikir kita juga jadi beda. Mulai ada tuh yang namanya suka sama lawan jenis, kepingin diperhatiin, atau malah malu kalau ada lawan jenis yang ngedekat.

            Tuh, kamu ngerasa nggak yang namanya perunbahan-perubahaan kayak begituan dalam diri kamu? Kalau iya, nggak usah khawatir kok. Soalnya itu adalah hal yang wajar kok. Siapapun dari kita, pasti akan mengalami hal seperti itu.

            Biar kita nggak kesulitan sama masalah-masalah yang bisa timbul karena perubahan dalam diri kita, konsultasikan saja masalah tersebut pada orang yang tepat. Misalnya nih pada orangtua atau guru.

            Jadi nggak usah deh main saling mengejek kalau ada teman kamu yang sedang mengalami hal seperti itu. Ngapain juga hal yang wajar jadi bahan ejekan? Toh, semua orang pasti akan mengalami yang namanya masa puber kok! (ika)

 

Caper dan Naksir Itu Normal

            Lucu juga nih kalau dengar pengakuan teman kita Nindy. Dia ngerasa jadi nggak enak saja sama dirinya sendiri yang udah mulai suka sama lawan jenis. “Soalnya dulu kan nggak pernah seperti itu.”

            Yup, urusan naksir sama lawan jenis emang jadi bagian dari proses masa pubertas. Nggak cowok nggak cewek, pasti pengen deh diperhatiin sama orang yang disukainya. Perasaan kayak begitu itu emang akan datang sendirinya tanpa kita yang minta.

            Udah gitu yang kadang bikin nggak enak adalah kita jadi kebayang-bayang terus sama cowok atau cewek yang kita taksir. Terus kalau sampai ketemu sama orang yang kita taksir itu, wuih… rasanya langsung dag dig dug deh!

            Yang unik dan seringnya terjadi, kita kadang jadi suka benci setengah mati sama orang yang kita suka. Jadi sok pengen memusuhi gitu. Hal seperti ini emang kadang terjadi sama beberapa orang tertentu.

            Bilangnya sih benci. Padahal, artinya sama dengan benar-benar cinta. Isitilah first love juga kadang keluar di masa-masa pubertas. Seakan-akan, dunia itu jadi indah deh kalau muncul rasa cinta itu.

            Perasaan suka sama lawan jenis emang jadi hal yang wajar kok. Jadi, nggak usah deh sampai kerasa nggak enak atau malah mencoba benci mati-matian sama orang yang sebetulnya kita suka.

            Demikian juga kalau udah sampai bisa pacaran sama orang yang kita suka terus putus, nggak usah juga sampai sedih yang berkepanjangan. Kan kita masih muda. Masih banyak cowok atau cewek lain kok yang bisa membuat kita jatuh cinta lagi…

            Nah yang bahaya itu kalau perasaan suka itu diikuti sama hal-hal yang nggak benar. Maklum karena kita udah puber, jadinya bisa muncul tuh yang namanya keinginan untuk melakukan hubungan badan yang sebetulnya belum boleh kita lakukan.

            Hati-hati dan selalu ingat ya, kalau kita itu masih punya waktu panjang untuk masa depan. Ya sekolah, ya ngejar cita-cita. Jadi jangan hanya karena nafsu pikiran kotor terus kita ngorbanin masa depan kita sendiri.

            Ingat lho, karena bagian reproduksi kita udah mulai berfungsi, maka kejadian yang tidak kita inginkan pun bisa saja terjadi. Jadi, jaga diri baik-baik ya. Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari.

            So sekedar rasa suka, itu emang sah-sah aja. Tapi nggak kalau mulai ke arah yang nggak benar! (ika)

 

Jangan Sepelekan Pelajaran Biologi

            Buat kebanyakan dari kita, pasti sering tuh mengganggap sepele pelajaran IPA atau Biologi. Padahal, pelajaran itu nggak hanya harus kita kuasai biar kita bisa dapat nilai bagus pas ujian lho. Tentunya, pelajaran seperti itu bisa juga kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

            Misalnya saja tentang masalah reproduksi. Teman kita Taufik misalnya. Ia mengaku justru jadi bisa tahu istilah puber itu apa terus bagaimana ciri-cirinya kalau masa itu datang dari pelajaran IPA.

            Setiap kita yang mengalami masa puber, satu dari sekian perubahan yang kita alami memang masalah biologis. Sekitar selama dua tahun, sedikit demi sedikit kita akan merasakan perubahan dalam diri kita secara bilogis.

            Di masa puber, tubuh kita memang mulai memproduksi hormon tertentu. Buat yang cewek menghasilkan hormon estrogen dan progesteron, sedangkan yang cowok hormon testosteron. Nah, hormon-hormon itulah yang membuat tubuh kita jadi berubah.

            Selain itu, kita pun jadi mengalami yang namanya haid kalau buat cewek atau mimpi basah kalau buat cowok. Nah kalau kita benar-benar memperhatikan pelajaran Biologi atau IPA, kita jadi bisa ngeri lho kenapa-kenapanya. Itu nggak lain karena siklus organ reproduksi dari tubuh kita.

            Udah gitu, kebanyakan dari kita yang cowok pasti seringnya malah tahu hal-hal seperti itu dari teman-teman dibandingkan dari orangtua atau guru. Itu yang kebanyakan keluar dari pengakuan beberepa teman kita yang cowok. Beda dengan cewek yang justru kebanyakan tahu dari orangtua.

            Padahal kalau kita tanya ini itu seputar masalah puber sama teman, banyak mereka yang nggak tahu benarnya seperti apa lho. Beda kalau kita dapat informasinya dari orangtua atau guru.

            Jadi jika kamu mengalami hal-hal yang sensitif seputar masalah organ reprosuksi, kayak gimana sih cowok dan cewek kalau berhubungan badan kok sampai bisa bikin si cewek hamil, mending tanya langsung saja sama orang yang benar-benar ngerti.

Bahaya juga lho kalau kita sampai tahu dari buku atau film-film porno yang nggak jelas. Nanti yang ada malah jadi penasaran pengen nyoba dan… Wah, jadi keterusan yang nggak jelas deh! (ika)

 

Gimana Ya Ngatasinya?

            Kamu-kamu pasti pernah ngalamin masalah-masalah kayak keringat bau nggak enak, jerawat, haid, atau mimpi basah. Nah, gimana sih seandainya kalau itu sedang terjadi pada kita?

-Bau badan

            Karena kerja hormon dalam tubuh kita, maka efeknya badan kita punjadi punya bau yang kerasa nggak enak. Beda dengan zaman masa kecil kita dulu. Meski berkeringat sedikit saja, rasanya udah bau nggak enak banget.

            Buat mengatasinya sebetulnya yang tepat adalah dengan rajin mandi rutin. Apalagi kalau kita habis beraktivitas yang banyak mengeluarkan keringat. Memakai bedak badan, deodorant, atau parfum sebetulnya sih memang bisa menolong. Tapi jangan jadikan tiga benda tersebut sebagai andalan lho atau malah mengalahkan rutinitas acara mandi kita.

            Bayangin saja kalau tubuh kita udah berbau nggak enak terus masih dicampur dengan bau parfum. Bukannya keluar aroma wangi, bisa-bisa orang di sekitar kita malah kita bikin buat pusing karena bau badan kita yang nggak karuan!

-Jerawat

            Beruntung buat kamu yang nggak mengalami perubahan pada wajah akibat masa puber datang. Tapi kebanyakan yang terjadi pada kita, pasti akan pernah tuh yang namanya ngalamin muka berminyak sampai masalah berjerawat.

            Buat mengatasinya, rajin-rajin dong cuci muka dengan produk sabun yang aman untuk kulit kita atau kalau bisa yang khusus untuk wajah bermasalah, beri obat jerawat pada bagian kulit yang berjerawat, dan hindari gonta ganti kosmetik.

            Kalau parah masalahnya, jangan coba-coba untuk mengobati dengan cara sendiri yang nggak benar. Nanti salah-salah bisa infeksi dan muka kita yang rusak. Datang dan konsultasi saja ke dokter kulit, itu lebih baik.

-Mimpi basah

            Buat cowok yang mulai puber, pasti pernah deh yang ngalamin mimpi basah alias bermimpi tentang seorang cewek yang ada kaitannya dengan hubungan seksual. Ini bisa terjadi seminggu sekali, sebulan sekali, atau tergantung dari aktivitas sehari-hari dan zat gizi.

            Hal seperti ini alami terjadi karena kandungan air mani dan sperma yang sudah penuh sehingga harus dikeluarkan. Buat cowok yang nggak berhubungan seks, sperma itu akhirnya dikeluarkan lewat mimpi basah. So, mimpi basah itu memang hal yang wajar kok kalau terjadi pada kita.

-Sakit waktu haid

            Setiap bulan, cewek pastinya akan mengalami yang namanya siklus haid. Para cewek akan mengeluarkan darah kotor sebagai akibat dari tidak terbuahinya sel telur yang dihasilkan.

            Sayangnya, nggak sedikit dari cewek yang pasti mengalami perut sakit, badan terasa nggak enak, wajah jadi lebih berminyak dan berjerawat, atau badan terasa capek dan pegal.

            Biar nggak mengalami hal-hal seperti itu, coba deh jaga pola makan yang baik dan sehat apalagi kalau pas mau haid. Misalnya nih, banyakin makan sayuran dan buah dan hindari makanan berminyak.

            Sedikit atau sesekali merasakan perut sakit itu wajar. Tapi kalau sampai sakitnya bisa bikin kamu nggak bisa beraktivitas atau sampai pingsan dan berlangsung setiap kali kamu haid, nah itu yang perlu kamu waspadai. Coba deh cek ke dokter agar kamu nggak mengalami masalah yang lebih parah di kemudian hari.

-Payudara sakit

            Buat cewek, masa puber juga ditandai dengan pertumbuhan bagian payudara yang kadang terasa sakit. Kadang juga, para cewek mengalami pertumbuhan payudara yang nggak sama sehingga kelihatannya payudara yang satu lebih besar dari yang lain.

            Sebetulnya hal seperti itu biasa kok terjadi. So, nggak usah khawatir deh kalau sampai itu pertanda kamu menderita penyakit tertentu. Karena itu merupakan proses yang alami dilalui oleh para cewek.

            Biar pertumbuhan payudara sehat, jangan lupa untuk mulai mengenakan miniset atau bra. Nggak usah malu di depan para cowok kalau kamu udah mulai memakai itu. soalnya itu emang wajar kok!

-Bulu pada ketiak dan kemaluan

            Nggak cewek nggak cowok, pasti juga akan mengalami yang namanya tumbuh rambut di bagian ketiak dan di sekitar alat kelamin. Fungsi rambut ini sendiri sebetulnya untuk menjaga kelembapan bagian-bagian tertentu dari tunbuh kita.

Ada baiknya untuk kebersihan, sering cukur rambu tersebut secara teratur. Soalnya kalau nggak, nanti justru bisa tumbuh jamur yang malah bikin area tubuh kita itu terasa nggak nyaman atau gatal. (ika)




Kalender

November 2007
S S R K J S M
« Okt   Jan »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Kelompok Tema

Terimakasih untuk...

  • 387,762 pembaca

Koleksi Foto Milik Ika

pintu air jagir wonokromo

My Grand Father

dandelion

Teratai di Simbatan

the hidden face

Broken Queen of The Ant

Shadow of The Big Tree

Following The Stone

Keong

Tepi Laut Tanjungpinang

More Photos

Kategori

Aneka Tulisan