Arsip untuk Juni, 2007

17
Jun
07

Mau Kirim Tulisan Ke Media Remaja?

Majalah Aneka Yess
-Cerpen maksimal 7 hlm folio spasi ganda
-Sertakan pernyataan cerpen orisinil dan belum pernah dipublikasikan
-Kirim ke alamat: Jl Salemba Tengah No 58 Jakarta Pusat 10440 atau email: aneka@indosat.net.id

Majalah Kawanku
-Cerpen dengan jumlah karakter 9100 termasuk spasi
-Ketik spasi double
-Kirim ke alamat email: kawanku-mag@gramedia-majalah.com, cerpenkawanku@gmail.com
-Cantumkan identitas lengkap, alamat, dan nomor rekening

Majalah Gadis
-Tulisan untuk rubrik Obrolan, Kuis, Cinta dengan panjang 3-4 halaman folio spasi ganda
-Tulisan untuk rubrik Percikan (cerpen mini) dengan panjang 2 halaman folio spasi ganda
-Tulisan untuk rubrik cerpen dengan panjang 6-7 halaman folio spasi ganda
-Kirim ke alamat Redaksi Majalah Gadis: Jl HR Rasuna Said Blok B Kav 32-33 Jakarta 12910, email: info@gadis-online.com
-Tulis identitas lengkap dan nomor rekening
-Cantumkan nama rubrik di kiri atas amplop

Majalah Hai
-Cerpen maksimal 7 hlm folio spasi ganda
-Kirim ke alamat: Gedung Gramedia Majalah Unit I Lt.1, Jl Panjang No 8A, Kebon Jeruk, Jakarta 11530
-Alamat email: hai_magazine@gramedia-majalah.com

Majalah Annida
-Cerpen dalam rubrik Kias dan Epik panjang 6-10 halaman folio
-Kirim via surat:
*tuliskan nama rubrik di pojok kiri amplop
*lampirkan biodata dan kartu identitas
*kirim ke Jl Mede No 42 Utan Kayu, Jakarta Timur 13120
-Kirim via email:
*sertakan biodata lengkap
*kirim ke annida@ummigroup.co.id

Majalah Teen
-Kirim cerpen maksimal 6 halaman
-Kirim ke alamat Jalan Prof Dr Satrio Kav. 3-4 Karet Kuningan, Jakarta 12940
-Atau alamat email ke: tabloid.teen@gmail.com

17
Jun
07

Mau Kirim Tulisan Ke Media Anak?

Untuk para pembaca blog sekalian, tulisan di bawah ini saya maksudkan untuk informasi kepada para penulis cerita anak yang mungkin berminat untuk mengirimkan ceritanya. Info alamat dan kriteria penulisan saya dapatkan dari berbagai informasi. Dan harap tolong diperhatikan, bahwa saya, pemilik blog ini, adalah bukan pegawai dari media manapun terutama media yang ada di bawah ini. Ehm, jadi jangan ada yang tanya lagi “Hai Majalah Girls…” atau “Hai Majalah Bobo…” ya…! :)

Majalah Oki Nirmala dan Bobo
-Dongeng atau cerpen maksimal 3 halaman folio spasi ganda
-Kirim ke alamat redaksi: Gedung Gramedia Majalah Jl Panjang No. 8A, Jakarta Barat 11530
-Alamat email: bobonet@gramedia-majalah.com

Majalah Kreatif
-Dongeng atau cerpen maksimal 3 halaman folio spasi ganda
-Kirim ke alamat redaksi: Gedung Gramedia Majalah Jl Panjang No. 8A, Jakarta Barat 11530
-Alamat email: bonakreatif@gramedia-majalah.com

Majalah Girls
-Dongeng atau cerpen maksimal 3 halaman folio spasi ganda maksimal 5.200 dengan spasi
-Kirim via surat berupa naskah dan file dalam disket
-Kirim ke alamat redaksi: Gedung Gramedia Majalah Unit 1 Lt.4 Jl Panjang No 8A, Kebon Jeruk Jakarta 11530
-Alamat Email:girls@gramedia-majalah.com

Kompas Anak
-Cerpen atau artikel
-Kirim via surat: Jl Palmerah Selatan No 26-28 Jakarta 10270

11
Jun
07

Fresh Waktu Ujian

Baca Ulang Latihan Soal dan Jawabannya

            Enak kali ya kalau ada roti tawar seperti milik Doraemon. Waktu ditempel di kertas yang isinya pelajaran yang mau kita hapal, kita jadi bisa langsung inget apa saja yang penting-penting di catatan tersebut.

Ah, yang realistis saja deh. Mana ada sekarang ini teknologi seperti itu. Yang ada sih malahan kalau orang-orang yang akan memberikan saran kepada kita, justru kita akan diminta untuk belajar dan belajar. Titik!

            Meniru sedikit kata Mbah Einstein, keberhasilan itu tergantung dari satu persen kecerdasan dan 99 persen usaha. Nggak percaya? Sekarang begini saja deh, buat Youngsters yang udah pinter tapi males belajar, tentu semuanya udah pada tahu kalau pasti si pintar ini bisa kalah sama si rajin yang nggak seberapa pinter.

            Yup, ujian memang tinggal beberapa hari lagi. Dan kita yang akan ujian pun masih punya waktu untuk usaha. Biarpun ya itu tadi, tinggal beberapa hari saja. Buat yang kemarin-kemarin udah menyicil belajar, yah selamat deh ya. Karena ibaratnya, beban belajarnya udah nggak berat-berat lagi. Paling-paling tinggal mengulang-ulang saja.

            Hiks, tapi gimana dong buat yang pakai sistem kebut semalam alias SKS? Apa iya nggak bisa berhasil nanti pas ujian?! Tenang… tenang… jangan panik… asalkan Youngsters tetap tenang dan fokus dalam menghadapi persiapan ujian, meskipun persiapan dengan cara ngebut, masih bisa-bisa saja kok melewatinya nanti.

            Diumpamain naik kendaraan, sebetulnya ngebut itu emang kalau bisa perlu dihindari sih. Tapi kalau kepepet, mau nggak mau ya harus melakukannya. Cuman biar ngebutnya nggak bikin celaka ke diri sendiri, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

            Caranya tentu saja dengan melakukan hal-hal yang tepat. Misalnya nih, yang pertama-tama kudu dilakukan, sekali lagi, adalah dengan jangan panik. Jangan ribut dan stres dengan membaca ini itu, buka buku sana sini, sampai akhirnya setelah buku dan kertas berserakan di mana-mana, Youngsters jadi kebingungan sendiri dan akhirnya malah makin pusing!

Selanjutnya, coba deh untuk membaca dan memahami soal-soal yang sudah ada kunci jawabannya. Kan sering tuh kalau pas bimbel di sekolah, kita latihan soal dengan teman dan guru. Coba saja ulang membaca-baca catatan tersebut.

Kalau bisa sih, jangan maksa untuk belajar banyak ketika waktu udah mepet mau ujian. Buntut-buntutnya justru kepala pusing, yang dihapal pun malah di luar kepala alias nggak menempel sama sekali dalam ingatan. Parah tuh kalau sudah begitu! (ika)

 

Istirahat Setiap 30 Menit

            Nggak ada gunanya ngegenjot habis-habisan energi dan pikiran buat persiapan ujian. Lho kok?! Hehe, bukannya kita mau memprovokasi biar Youngsters nyantai dan justru malah nggak berpikir lulus.

            Tapi lebih tepatnya, kita mau ngingetin kalau yang namanya otak dan badan itu butuh banget istirahat. Seperti mesin, tubuh dan otak pun ada waktu istirahatnya. Dan kalau dipaksa, mesin pun jadi rusak. Tapi kalau mesin diminta istirahat dalam beberapa saat, ia malah makin oke kalau dipakai.

            Daya tahan tiap orang juga beda-beda lho buat dipakai bekerja dan berpikir. Sebetulnya sih, Youngsters sendirilah yang bisa ngerti berapa lama Youngsters bisa tahan bekerja dan berpikir.

            Tapi kalau emang nggak tahu, ada tips nih yang bisa diikuti. Setiap 30 sampai 45 menit kalau pas kita belajar sendiri di rumah, coba deh selalu selingi dengan istirahat. Pakai jalan ke dapur untuk ngambil minuman, ngedengerin musik yang sedikit ngebeat sambil ngedance, atau ngegodain adek atau anak tetangga dulu? Hehe, yang terakhir nggak begitu disaranin banget deh!

            Perhatikan juga waktu yang tepat buat belajar. Biasanya nih, Youngsters akan berpikir kalau pas ngantuk, mending tidur dulu sekitar satu dua jam dulu dan baru belajar. Padahal… itu malah kurang tepat lho.

            Badan justru paling segar dan enak kalau dipakai belajar adalah pada waktu sebelum makan malam dan beberapa jam setelahnya. Percuma deh maksa belajar kalau Youngsters baru saja selesai makan. Yang ada sih malahan ngantuk jadinya.

            Biarpun besok waktunya ujian, jangan dijadikan satu malam sebelumnya sebagai ajang begadang habis-habisan. Gunakan waktu tidur yang cukup sekitar enam sampai tujuh jam.

Kalau badan kita segar keesokan harinya, apa yang kita pelajari juga jadi gampang lagi kita ingat pas ujian. Malahan kalau kita kurang tidur, stres dan uring-uringan jadi gampang keluar. Otak nggak bisa berpikir tenang, badan pun bawanya jadi lemas. (ika)

 

Minuman Coklat Bangkitkan Mood Belajar

            Musuh utama kalau kita lagi belajar sebetulnya ada dua macam. Yang satu bernama mood. Dan yang satu lagi bernama ngantuk. Kalau mood, si musuh ini bisa mudah diusir apalagi kalau kita lagi dalam kondisi kepepet. Tapi kalau yang namanya ngantuk? Tuhan… tolong deh!

            Sebenarnya kalau kita tahu caranya, si musuh ini bisa diatasi kok. Misalnya nih dengan air yang terkenal punya jurus ampuh dan jadi alasan orang-orang untuk mengusir ngantuk. Basuh saja wajah kita dengan air apalagi kalau itu berupa air dingin. Rasanya… hmm, langsung fresh deh.

            Masih ada hubungannya dengan air, coba deh buat minuman hangat yang bisa menyegarkan. Bisa bikin minuman cokelat, teh, soya, atau sari jeruk hangat. Waktu kita meminum minuman hangat, otak pun bisa langsung terjaga dan siap buat diajak kompakan belajar. Sedangkan kalau minuman coklat sendiri dipercaya mampu membangkitkan semangat dan mood kita lho.

Sebisa mungkin hindari minum susu karena ini malah bikin tubuh jadi terasa nyaman. Dan kalau bisa, hindari juga yang namanya kopi. Biarpun efeknya bisa membuat kita terjaga, tapi buntut-buntutnya malah bikin kita nggak bisa tidur. Padahal kita kan tetap perlu istirahat cukup pada malam harinya agar besok paginya bisa fresh mengerjakan ujian.

Selain itu buat Youngsters yang punya sakit maag atau lemah jantung, minum kopi juga justru malah bikin bencana deh jadinya. Perut melilit gara-gara maag kumat, jantungpun bisa berdebar lebih cepat yang bikin kita jadi keluar keringat dingin.

Kalau memang tetap butuh kopi agar badan dan otak kerasa segar, coba saja campurkan sedikit bubuk kopi ini pada susu putih. Ini lumayan bisa meredam rasa ngantuk. Atau, minum teh pun bisa jadi pilihan karena efeknya yang bisa mengusir kantuk tapi tidak sekuat seperti efek pada kopi.

Penyakit kalau lagi belajar selain ngantuk adalah laper. Hehe ya jelas aja, orang pikiran dipakai kerja, energi pun jadi terkuras juga. Cuman akhirnya jadi kebiasaan buruk kalau lapar itu harus ditebus dengan ngemil.

Oups, apalagi buat Youngsters yang cewek, ngemil malam-malam bisa jadi bikin gemuk badan dong kalau habis ujian ntar. Nggak lucu kan kalau habis ujian kok malah badan kita kelihatan gendut?!

Mau ngemil yang sehat, yang bisa mereda kantuk dan lapar? Coba saja deh konsumsi buah-buahan sebagai pelariannya. Misalnya makan pisang yang konon bisa menambah energi kita. Atau, buah-buahan segar seperti jeruk, apel, atau pear yang banyak mengandung air sehingga membuat tubuh kerasa segar dan perut pun berhenti menjerit lapar!

Bisa juga kita konsumsi permen karet daripada ngemil. Hitung-hitung sambil senam wajah, permen karet yang kita kunyah terus juga bikin kita jadi selalu terjaga dan nggak ngantuk. Sebisa mungkin, pilih deh permen karet yang minim kadar gulanya. Ntar niatnya nggak ngemuk dan menghindari ngemil, eh, jadinya gendut juga gara-gara makan permen karet yang supermanis!

Dan… hindari deh ya yang namanya doping! Meskipun itu bilangnya cuma sementara saja kalau pas ujian, tapi efeknya itu melekat lho dalam tubuh. Daripada minum minuman yang katanya bisa membangkitkan energi atau makan suplemen yang katanya bikin badan nggak lemes, mending Youngsters minum saja deh vitamin yang ngebantu asupan vitamin tubuh kita. (ika)

 

Terang dan Ramai Hapus Ngantuk

            Selain membasuh wajah dengan air, ada beberapa cara lain yang bisa dipakai untuk mengusir ngantuk. Misalnya nih, dengan belajar dalam kondisi terang. Soalnya ketika tubuh beraktivitas pada malam hari, ditambah suasana remang dan redup, wah… ngantuk pun cepat datangnya.

            Selain suasana terang, kondisi sunyi pun biasanya bikin mata jadi kerasa berat. Lho apa hubungannya? Yup, apalagi kalau malam, tubuh kita otomatis akan langsung kebawa ngantuk kalau ada dalam kondisi redup.

            Makanya itu, terutama buat Youngsters yang peka sama cahaya dan pendengaran, coba deh belajar sambil ditemani sama musik-musik yang emang Youngsters suka serta belajar dalam suasana yang terang.

Tentang musik, nggak usah maksa deh pendapat kalau musik klasik itu bikin otak kita jadi makin cerdas dan tanggap kalau dipakai belajar. Kalau memang bisa belajar dengan musik hip hop sambil badan goyang-goyang, atau musik altenatif yang gedubrakan, sah-sah saja kok.

Masalah panca indera memang secara nggak langsung bisa ngefek ke otak kita. Buat mengatasi ngantuk dan bikin otak kerjanya jadi enak, kita juga bisa kok menggunakan aroma yang segar buat merangsang indera penciuman kita.

Tapi… awas jangan salah pilih aroma lho. Salah pakai aroma yang menenangkan dan relaks, eh… kita malahan jadi kebawa ngantuk dan nggak jadi belajar deh. pilih aroma yang segar seperti lemon atau mint yang bisa bikin otak ikut-ikutan fresh.

Tubuh kita yang kekurangan oksigen serta berada dalam suhu yang gerah juga bikin otak jadi nggak konsen dan ngantuk lho. Makanya itu, sebisa mungkin belajarlah di tempat atau ruangan yang cukup segar suhunya (syukur-syukur pakai AC) serta nggak sumpek!

Kalau belajar pas ada di siang hari, hmm, enak juga lho kalau kita belajarnya sambil berada di taman atau tetumbuhan warna warni dan cederung dominan hijau. Jadi kalau pas mata udah capek melototin buku, alihkan pandangan sekilas ke arah tetumbuhan yang hijau sebagai relaksasinya.

Terakhir cara ampuh buat ngusir ngantuk adalah… let’s shake it your body! Gerak-gerakin tubuh buat relaksasi. Atau lebih asik lagi kalau sambil ngedengerin musik hip hop, R&B, atau pop yang ceria sambil bergoyang ngikutin irama. Dijamin, bete pun jadi hilang deh! (ika)

 

Senam untuk Konsentrasi

            Ini bukan sekedar senam. Tapi… senam-senam berikut ini ngebantu kita buat nggak ngantuk dan bahkan bisa bikin lebih konsen lho! Yuk… kita intip beberapa gerakan senam yang bisa kita lakukan sendiri di sela-sela waktu belajar kita di rumah.

- Gerakkan tangan membentuk angka 8 tidur. Caranya, angkat tangan kanan, acungkan jempol, lalu buat angka 8 tidur dengan tangan tersebut. Arahkan mata ke ibu jari dan ikuti setiap gerakkan ibu jari. Kepala nggak boleh ikutan gerak lho. Lakukan ini sebanyak 4 kali. Terus, ganti tangan sebelahnya dan lakukan gerakan yang sama sebanyak 4 kali.

- Julurkan tangan ke depan, satukan kedua belah telapak tangan kanan dan kiri, dan bentuk jari saling bersilangan. Gerakkan tangan membentuk angka 8 tidur dan mata tetap mengikuti gerakkan ibu jari. Kepala nggak boleh bergerak. Lakukan ini sebanyak 4 kali putaran.

- Berpose ala burung Mahoni. Caranya, letakkan telapak tangan kanan di pundak kiri sambil memijat-mijat. Arahkan muka ke kanan sambil mengambil dan menghembuskan nafas perlahan-lahan. Tubuh hadap ke depan sambil menarik nafas. Ulangi sebanyak 4 kali. Ganti tangan, dan lakukan hal yang sama seperti cara tadi.

- Gerak Hook-Up. Caranya, silangkan kaki dengan posisi kaki kanan di depan kaki

kiri. Silangkan kedua tangan dengan tangan kanan berada di atas tangan kiri dan satukan telapak tangan dengan jari saling bersilangan. Putar tangan ke arah dalam dan letakkan di dada. Buat tubuh dalam kondisi rileks. Lakukan gerakan ini secara bergantian.

- Buat badan dalam kondisi sikap sempurna. Gerakkan tangan ke belakang lalu dilanjutkan ke depan. Tempelkan ujung jari tangan kanan dan tangan kiri hingga merasa kesemutan. Lakukan gerakan ini dengan rileks. (ika/bbs)

11
Jun
07

CLBK, Cinta Lama Bersemi Kembali

Mungkin Nggak Ya Balikan Lagi?

            Istilah CLBK alias cinta lama bersemi kembali kayaknya saat ini emang lagi musim-musimnya dibicarain. Apalagi kalau nggak salah satunya karena tayangan acara sebuah televisi berbentuk reality show yang menayangkan berbagai model pasangan yang kepengennya sih, balikan lagi!

            Yup, kata putus atau bahkan pacaran berakhir dengan acara marah-marahan emang nggak jadi jaminan kalau setelah itu ada yang ngerasa kangen, masih sayang, atau bahkan pengen balikan lagi. Dan ketika rasa cinta itu masih ada, bahkan meskipun si mantan udah punya yang baru, tetap aja kata balik itu terdengar masih bisa diperjuangkan.

            Lihat aja deh di acara CLBK. Banyak cowok atau cewek yang ngerasa dirinya pantas untuk balikan lagi dan ngerasa pantas untuk dimaafin kesalahannya yang udah-udah. So, perjuangan pun akhirnya dilakukan.

            Dan simak juga deh, kebanyakan mantan pasangan yang ada di acara tersebut akhirnya bisa juga lho balikan lagi. Tentunya, mereka-mereka yang bisa balikan ini harus melewati perjuangan ekstra keras dong ya buat bisa sampai pada kata BALIK!

            Jadi kalau Youngsters merasa ingin dan pantas untuk balikan lagi sama mantan, kenapa nggak?! Walaupun itu dulu pernah melewati pertengkaran hebat, meskipun sang mantan kini udah punya gebetan baru, nggak ada kata terlambat dan nggak ada kata nggak mungkin kok.

            Tentunya ada beberapa kalimat kunci dong yang mesti Youngsters perhatiin kalau mau balikan lagi. Misalnya nih kayak, Youngsters sungguhan yakin nggak pengen balikan, yakin nggak buat berubah menjadi lebih baik biar nggak ada kata putus lagi, dan tentu yang utama, berani nggak buat memperjuangkan kata balik itu sendiri?! Kalau jawabannya iya semua, berarti Youngsters emang siap dan butuh untuk balik! Oke?! (ika)

 

Bukan Permainan

            Inget sama lirik lagunya Gita Gutawa yang kayak begini nggak? “Bila nanti aku pergi, jangan lagi panggil ku kembali. Kita bisa balik lagi… pisah lagi… Apa kau mengerti, bahwa ini bukanlah… bukan permainan…”

            Sebetulnya lagu yang satu itu emang ngisahin seorang cewek yang capek bolak balik putus nyambung sama pacarnya. Biarpun di usia kita pacaran itu emang nggak selalu berarti buat nikah, tapi juga lantas bukan berarti begitu gampangnya buat main-main kan?!

            Jadi biar nggak terjebak dalam permainan putus nyambung melulu, ada beberapa hal nih yang perlu diwaspadain. Misalnya saja kalau balikny aitu karena sang mantan yang ngiket. Jadi ketika kita udah putus, terus sang mantan ngerayu-ngerayu ngajak balikan, tapi akhirnya ketika balikan nggak ada yang berubah dan selalu ada masalah yang sama, ya mending nggak aja deh buat CLBK-an.

            So kalau emang nggak suka lagi dan capek buat putus nyambung, mending emang nggak usah balikan deh sarannya. Berani dong untuk bilang nggak! Jangan karena rasa nggak tega atau merasa dia akan berubah padahal ujung-ujungnya ya… sama lagi terus masalahnya…. (ika)

           

Soulmate, Nostalgia, Atau Iseng?!

            Yang namanya perasaan pengen balikan lagi itu sebetulnya ada beberapa alasan lho. Karena emang soulmate sampai rasanya susah ngelupain sang mantan, karena nostalgia dengan keinget masa-masa pacaran dulu, atau karena iseng? Yuk… kita bedah satu-satu…

            Yang namanya alasan buat balik itu memang bisa karena soulmate. Ciri-cirinya kayak begini nih… Ketika putus meskipun itu karena berantem, Youngsters ngerasa nggak mudah buat ngelupain mantan. Nggak hanya sebentar lho! Karena kayak beginian ini bisa lama rasanya.

            Udah begitu meskipun Youngsters udah punya orang lain, rasanya cuman si mantan ini sajalah yang serba kerasa pas, selalu bisa ngerti, dan klik sama kita. Dan ternyata ini nggak hanya dirasakan sama Youngsters semata. Si mantan pun ternyata juga merasakan hal yang sama.

            Kalau udah begitu, ini dia yang namanya cinta soulmate. Apalagi kalau setiap masing-masing punya komitmen untuk mau memperjuangkan hubungan yang baru lagi. Kalaupun balikan, kayaknya sama-sama emang cocok dan sah-sah aja deh!

            Eit, tapi Youngsters juga perlu ngebedain lho sama yang namanya perasaan nostalgia. Ciri-cirinya nih begini… kalau pas udah lama putus atau nggak ketemu, terus ketemuan lagi, ngerasa jadi keinget sama yang indah-indah pas pacaran dulu, tapi masing-masing masih egois untuk nggak berubah dan nggak mau belajar dari kejadian dulu pas putus.

            Hm… kalau yang kayak gini ini perlu diwaspadai nih! Soalnya nggak menutup kemungkinan kalaupun nanti sampai balikan lagi, jadinya toh paling-paling ya putus nyambung putus nyambung lagi. Fuih, apa nggak capek tuh kalau kayak begitu?

            Jadi sebelum balikan lagi, mending kita inget-inget deh apa yang membuat kita putusa sama doi. Kalau emang karena hal yang susah buat dimaafin, atau kalaupun ternyata sang mantan masih nggak berubah dengan kebiasaan buruk yang nggak kita suka, ngapain mesti balik?

            Dan parahnya lagi kalau alasan pengen baliknya itu karena iseng. Jadi daripada nggak ada pacar atau daripada susah nyari pacar baru, jadinya yang ada niatan balikan deh. Ih… nggak banget deh ya kalau alasannya kayak beginian! Nggak menutup kemungkinan deh kalau akhir kejadiannya kayak lagunya Gita Gutawa yang Bukan Permainan. (ika)

 

Dari Mantan jadi Sobatan

            Habis putus jadi akur, eit, kalau pengennya kayak begitu nggak mesti berarti harus jadian lagi kok. Soalnya yang namanya istilah dari mantan jadi sobatan ternyata sah-sah saja kok.

            Lihat aja tuh selebritis kita si Rafly Ahmad dan Bella, atau kalau di negara bule ada Justin Timberlake sama Brithney Spears, dan kalau artis yang gaek ada Titi DJ sama Indra Lesmana. Biar secara dulunya pernah pacaran, tapi nggak menutup kemungkinan kok di masa selanjutnya justru bisa jadi sobatan akrab.

            Emang sih, nggak sedikit orang yang bilang kalau temenan dan pacaran itu bisa bikin sebuah hubungan jadi kerasa beda. Juntrungnya, jadi nggak sedikit juga orang yang ngerasa nyaman untuk berhubungan dengan orang lain daripada kalau dia dan orang lain itu pacaran.

            Jadi kalau emang ngerasa kok lebih baik mending temenan daripada pacaran, itu pun oke-oke aja lho dilakukan. Jadi kitanya pun nggak mutusin komunikasi atau sampai punya musuh gara-gara habis bubaran dari pacaran.

            Jalan bareng lagi sesekali sama mantan yang udah jadi sohib juga sah buat dijalanin. Dan eit satu lagi, kita juga mesti nyadar lho dengan komitmen dari mantan jadi sobatan. Asalkan, jangan sampai nostalgia, terlibat cinlok lagi, atau sampai iseng minta balikan cuman gara-gara daripada kosong nggak punya pacar!

            Terus biar hubungan sobatan dengan sang mantan ini langgeng, kita pun juga mesti baik-baik dong sama pacarnya mantan yang baru. Hati-hati dan jangan sampai kejadian saja kalau si pacarnya mantan yang baru ini jadi cemburu sama kita karena merasa kitanya lebih dekat daripada si pacar baru itu sendiri. (ika)

             

11
Jun
07

Nge-Backstreet

Beratnya Ngejaga Hubungan Rahasia

            Susahnya kalau cinta harus memilih. Misalnya jika itu berkaitan dengan keputusan orangtua untuk nggak ngebolehin pacaran. Daripada orangtua marah atau biar cinta bisa kesampean, jadi dipilihlah jalan belakang alias backstreet.

            Karena caranya nggak terang-terangan, tentunya pacaran backstreet ini emang nggak bisa seleluasa kayak pacaran resmi. Habisnya, status pacaran itu harus disembunyiin dari orang-orang tertentu.

            Ini dia jadinya… kalau pacaran disembunyiin dari orangtua, Youngsters pun harus sembunyi-sembunyi untuk meluangkan waktu buat pacaran. Atau mentok-mentoknya, pacaran pun cuman bisa dilakukan di waktu sekolah atau sepulang sekolah. Itupun kalau pacarannya juga sama anak yang satu sekolahan.

            Beda lagi versinya kalau pacaran backstreet dari teman. Dengan beberapa alasan tertentu, hubungan pacaran itu pun harus dirahasiakan biar nggak ketahuan, misal sama teman se gank.

Nah, yang kayak beginian ini agak repot juga. Gimana nggak repot, soalnya kan kalau ada apa-apa kita biasanya ngadu ke teman. Tapi gara-gara kitanya pacaran backstreet, boro-boro ngadu kalau ada masalah, kita dan sang pacar pun harus terus menerus cari siasat biar nggak ketahuan. Ougch pusingnya…!!! (ika)

 

Dari Ortu sampai Pacar Resmi

            Awalnya sih, backstreet itu emang dilakuin sama mereka yang pengen nyembunyiin hubungan asmaranya dari orangtua. Ya habis gimana lagi, karena si pacar nggak disukain sama orangtua, atau bahkan orangtua sendiri yang ngebolehin anaknya buat pacaran dulu, jadi deh jalan backstreet yang dipilih.

            Backstreet dari orangtua juga kadang dipilih karena ada kriteria dari pacar Youngsters yang emang nggak disetujuin oleh orangtua. Mulai dari tingkah sang pacar, sampai masalah identitasnya. Misalnya nih, karena beda ekonomi atau agama. Fuih!

            Eit, nggak hanya orangtua aja lho. Saudara pun bisa jadi alasan buat seseorang memilih backstreet. Misal perkaranya karena saudaranya ini musuhan sama si pacar. Jadi pacarannya ngumpet-ngumpetan deh.

Tapi ternyata lama kelamaan, backstreet pun dipilih sama mereka yang pengen ngerahasiain hubungan dari orang lain lho. Misalnya nih buat mereka yang selingkuh, backstreet pun dilakuin biar pacar nggak tahu tentang hubungan itu. Hii, udah jadi yang kedua, pacarannya pun harus sembunyi-sembunyi lagi. Emang enak?!

Atau ada juga lho yang milih nyembunyiin status pacarannya dari orang-orang di sekitarnya. Hehe, kalau yang satu ini banyak alasannya. Ada yang karena gengsi, malu, atau karena nggak pede sama pacarnya sendiri.

Misalnya backstreet ala Cinta dan Rangga yang ada di film AADC. Cinta sengaja ngelakuinnya karena takut ketahuan sama teman-temannya yang emang juga ngebenci Rangga. Cinta sendiri pernah ngaku terang-terangan gengsi sih kalau bisa jatuh cinta sama Rangga.

Alhasil pas jadian betulan, gengsi pun yang lebih dipertahankan. Udah gitu, rasanya takut banget deh kalau-kalau nantinya pas teman-teman tahu, eh, Cinta-nya bisa dijauhin sama teman-temannya. Nah lho, Youngsters ada juga nggak yang ngalamin kayak begituan? (ika)

 

Kompromi vs Backstreet

            Ngerasa kepikir capek pas ngelakuin backstreet? Yah, meskipun ada di antara mereka yang justru ngerasa tertantang dengan pacaran gaya backstreet, tapi nggak sedikit juga yang ngerasa tersiksa. Soalnya, mereka terpaksa sih buat ngelakuin backstreet. Sebetulnya, ada beberapa cara lho yang bisa dilakuin biar acara backstreet berakhir.

-Backstreet dari orangtua

            Waduh, urusan yang satu ini emang agak repot juga. Habisnya, lawan dari acara backstreet Youngsters adalah orangtua Youngsters sendiri. Kalaupun ketahuan, biasanya ada konsekuensinya. Minimal, dimarahin habis-habisan deh.

            Seandainya jika alasan Youngsters untuk nggak pacaran itu karena orangtua yang nggak ngebolehin pacaran, ya coba deh bicarakan baik-baik. Buktiin dan pegang janji, kalau Youngsters akan tetap menjadi anak baik serta nggak berubah prestasi di sekolahnya.

            Tapi kalau alasan orangtua itu udah menyangkut masalah perbedaan status atau identitas antara sang pacar dengan Youngsters sendiri, waduh kalau sudah begitu bisa jadi butuh sikap ngalah dari Youngsters sendiri.

-Backstreet dari teman

            Ada beberapa alasan kenapa seseorang backstreet dari teman atau ganknya. Bisa jadi karena si teman yang nggak suka dengan tipe orang yang jadi pacar kita, atau karena kitanya sendiri yang gengsi.

            Kalau alasannya karena teman-teman Youngsters yang nggak suka dengan tipe sang pacar, ya tentunya Youngsters harus pintar-pintar untuk ngeyakinin teman-teman dong. Biasanya sih, teman-teman nggak akan marah kalau emang persahabatan antar mereka termasuk dengan Youngsters tidak akan rusak. Termasuk, Youngsters pun harus berjanji kalau persahabatan dengan teman-teman pun nggak akan rusak gara-gara sang pacar.

            Tapi kalau alasannya karena gengsi Youngsters, ya itu kembali ke diri Youngsters sendiri. Apa susahnya sih untuk ngaku jujur kalau emang pendirian Youngsters udah nggak lagi sama?! Dalam artian, ya emang yang sekarang inilah kenyataannya.  

-Backstreet dari pacar

            Whoa, kalau yang ini sih penyelesaiannya cuman satu, mau pilih yang mana? Habisnya, jelas-jelas udah punya pacar yang sah kok malah ngebackstreet buat ngedeketin cowok atau cewek yang lain?! (ika)




Kalender

Juni 2007
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Kelompok Tema

Terimakasih untuk...

  • 373,429 pembaca

Koleksi Foto Milik Ika

My Grand Father

dandelion

Teratai di Simbatan

the hidden face

Broken Queen of The Ant

Shadow of The Big Tree

Following The Stone

Keong

Tepi Laut Tanjungpinang

Orang Ke Tiga (The Other Woman)

More Photos

Kategori

Aneka Tulisan