Saat Jenuh Kerja

Standard

Butuh Stimulus dan Rangsangan

*Menghadapi Rasa Jenuh dalam Bekerja

Siapapun bisa mengalami masalah jenuh kerja. Masalahnya, dampak dari jenuh kerja ini bisa berbagai macam. Mulai dari kerja yang tidak produktif, pengaruhnya pada tubuh, meningkatnya emosional diri, sampai keinginan untuk mengundurkan diri.

Kejenuhan di tempat kerja ini bisa jadi karena pekerjaan rutin dan monoton yang berlangsung tahunan, memperoleh tanggungjawab kerja yang kurang menantang atau kurang berarti. Masalah inipun bisa dialami oleh siapa saja.

Sebetulnya, jawaban dari masalah ini adalah kondisi otak manusia yang selalu membutuhkan stimulasi dan tantangan. Kondisi ini menyebabkan siapapun akan merasa bersemangat ketika memperoleh tugas baru. Tapi setelah itu berlalu, rasa antusias pun akan segera turun hingga timbullah rasa jenuh.

Maka jika asa jenuh ini mulai hinggap, coba carilah stimulus baru di pekerjaan yang mampu memancing kreativitas dan menggali kesempatan pengembangan diri. Stimulus dan tantangan baru akan memperbaiki gairah kerja kita kembali.

Untuk itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk kembali membangkitkan semangat bekerja. Temukan hal yang baru terus menerus, bisa mulai dengan merubah tampilan meja kerja, mengganti penampilan dan gaya busana, atau meminta tugas dan tanggungjawab baru pada atasan. Bertemulah dengan orang-orang baru serta banyaklah berinteraksi dengan mereka.

Sadari juga bahwasanya otak memerlukan informasi baru dengan mempelajari hal-hal yang baru. Jika memungkinkan ajukan permintaan untuk mengikuti pelatihan dan kursus. Proses belajar ini akan meningkatkan rasa percaya diri dan kesanggupan dalam menyelesaikan hal-hal yang menantang.

Tantang juga bisa didapat dengan menumbuhkan ide-ide segar dan membuat target kerja yang jelas. Jika itu sudah tercapai, beri hadiah pada diri sendiri. Hindari juga kebiasaan untuk menunggu dan merespon hanya saat mendapat tugas dari atasan. Jika ini dilakukan imbasnya bisa juga menghasilkan penilaian positif dari atasan atas inisiatif yang telah kita lakukan.

Monoton melakukan kerja memang bisa memicu kebosanan. Karenanya, lakukan kegiatan yang kita sukai sebelum melakukan kerja seperti mendengarkan musik atau berolahraga untuk menciptakan mood yang positi. Jika perlu, jadwalkan liburan atau cuti dalam rentang waktu tertentu. (ika/bbs)

Tips atasi jenuh di kantor:

1. Cintai pekerjaan kita lebih dahulu. Dengan mencintai pekerjaan akan mendorong semangat untuk bekerja dengan penuh tanggungjawab.

2. Berpikir positif dalam menghadapi tantangan dan jangan pernah berpikir tantangan adalah sebauh hambatan. Dengan berpikir positif, kita akan melihat tantangan sebagai jalan untuk meningkatkan kualitas diri kita

3. Tingkatkan kemampuan seiring dengan bertambahnya tantangan atau tanggungjawab kerja. Alangkah baiknya jika kita selalu meningkatkan kemampuan, mengasah keahlian dan mengisi pikiran dengan informasi atau ilmu pengetahuan terbaru.

4. Tetapkan skala prioritas dalam bekerja. Kerjakan tugas yang terpenting, dan menyelesaikannya sesuai dengan batas waktu yang sudah kita tentukan sendiri. Patuhilah target deadline atau batas waktu, dan kita patut malu jika melanggarnya.

5. Ciptakan suasana kerja yang komunikatif. Luangkan waktu setidaknya untuk mendengar dan berusaha memahami harapan dan persoalan yang sedang dihadapi oleh orang-orang dalam lingkup pekerjaan kita. Dengan demikian akan tercipta saling pengertian dan jalinan keakraban, yang pada akhirnya melahirkan suasana menyenangkan dalam bekerja.

6. Pupuk sikap konsisten karena dunia kerja sarat dengan aneka tantangan. Tetapi bila kita selalu bersikap konsisten terhadap tujuan semula, yaitu menghasilkan pekerjaan terbaik, maka keresahan, kekhawatiran, kebosanan dan segala yang kurang menyenangkan dalam pekerjaan akan tergantikan dengan rasa tenang dan senang.

7. Buat motivasi dan penghargaan untuk diri sendiri juga orang lain. Motivasi dan penghargaan tidak saja menciptakan keakraban dalam lingkungan kerja, tetapi juga mengobarkan semangat untuk berpacu dalam prestasi.

Mungkin salah satu sebab kita tidak bersemangat kerja, bosan, malas dan lain sebagainya dikarenakan potensi kita kurang diberdayakan atau kurang dihargai. Kalau saja potensi itu digabungkan dengan semangat kerja, pasti hasilnya sangat mengagumkan. Maka langkah yang bisa kita tempuh adalah mencoba saling memotivasi dan menghargai sesama rekan kerja, atasan, bawahan maupun kolega kerja.

Motivasi dan penghargaan tidak saja menciptakan keakraban dalam lingkungan kerja, tetapi juga mengobarkan semangat untuk berpacu dalam prestasi. “Motivation is the fuel, necessary to keep the human engine running. – Motivasi adalah bahan bakar, sangat penting untuk menghela semangat kerja manusia,” kata Zig Ziglar. Dengan saling menghargai dan memotivasi, kita akan senantiasa mendapatkan sumber semangat untuk lebih giat bekerja.

Satu hal yang harus kita pikirkan, waktu akan terus berlari tanpa memandang apakah kita sedang bersemangat kerja, lesu, gembira atau mengantuk. Maka jangan sia-siakan waktu, lakukan pekerjaan sebaik-baiknya. Tujuh kiat di atas akan membantu kita bekerja dengan lebih baik, karena selalu ada jalan untuk melakukan pekerjaan kita dengan lebih baik. “There is a way to do it better…find it. – Selalu ada jalan untuk bekerja dengan baik…carilah,” kata Thomas Edison.

Mengatasi Rasa Jenuh Dalam Bekerja

by: Sylvina Savitri, EXPERD Consultant

Monday, February 14, 2005

Tentu pernah mendengar istilah ‘bored to death’, ‘kan? Meskipun terdengar sepele, namun rasa jenuh memang seringkali terasa bisa ‘membunuh’. Selain kerja menjadi tidak produktif, pengaruhnya pada tubuh juga buruk, sama halnya seperti saat Anda mengalami stress di tempat kerja. Belum lagi dampak emosional, seperti keinginan untuk ‘lari’ atau resign dari pekerjaan. Namun, jangan kuatir, Anda tidak sendirian. Siapa pun pernah mengalaminya. Rasa jenuh memang hampir tidak terelakkan dalam setiap pekerjaan. Tidak hanya pekerjaan rutin dan monoton yang bisa menyebabkan kejenuhan, misalnya seperti yang Anda alami saat ini setelah 15 tahun bekerja. Pekerjaan yang kurang menantang, tidak memberikan otonomi dan tanggung jawab yang berarti pun bisa memicu timbulnya jenuh.

Pada dasarnya otak manusia selalu membutuhkan stimulasi dan tantangan. Hal ini yang menjadikan kita bersemangat mengerjakan tugas baru, karena otak bekerja untuk mengatasi tantangan yang diberikan. Setelah kita menguasai tugas baru tersebut, antusiasme kita kerap turun, timbul rasa jenuh karena otak secara otomatis hanya tinggal mengulang saja. Karenanya, jadikan jenuh sebagai alarm/tanda untuk segera mencari stimulasi baru di pekerjaan, memancing kreativitas dan menggali kesempatan pengembangan diri Anda.

Berikut ini beberapa saran hal-hal yang dapat Anda perhatikan, dan dapat coba diterapkan untuk mengatasi Jenuh:

1. Temukan hal-hal yang baru terus menerus.

Bisa mulai dengan hal-hal sederhana seperti merubah lay-out meja kerja, mengganti penampilan dan gaya busana, atau meminta tugas-tugas atau tanggung jawab baru pada atasan. Bertemulah dengan orang-orang baru. Perbanyak senyum, dan berinteraksilah dengan orang-orang di sekitar Anda, baik atasan, rekan kerja maupun bawahan dengan cara dan semangat baru.

2. Terus belajar

Kita perlu memuaskan keinginan otak akan informasi baru dengan mempelajari hal-hal baru. Pelajari hal-hal baru dalam pekerjaan. Jika memungkinkan, ajukan permintaan untuk mengikuti pelatihan atau kursus. Belajar akan meningkatkan rasa percaya diri dan kesanggupan kita untuk melakukan tugas yang lebih menantang

3. Kreatif dan Proaktif

Cari ide-ide segar untuk memperindah pekerjaan Anda atau memberikan masukan untuk tim kerja. Buat juga target kerja yang jelas dan menantang, dan jika Anda berhasil mencapai target, beri ‘hadiah’ pada diri Anda sendiri. Selain itu, meskipun ada prosedur dalam bekerja, jangan lupa memberi ‘sentuhan pribadi’ dalam pekerjaan. Jangan menunggu dan merespons hanya saat mendapat penugasan dari atasan.

4. Alokasikan waktu untuk diri sendiri.

Hanya ‘hidup’ untuk pekerjaan akan mudah memicu kebosanan. Lakukan kegiatan yang Anda sukai sebelum berangkat kerja, seperti mendengarkan musik, berolahraga untuk menciptakan mood positif sebelum mulai bekerja. Jika perlu ambil liburan atau cuti untuk memanjakan diri sendiri.

About these ads

6 thoughts on “Saat Jenuh Kerja

  1. ratuoiqori

    mba, aq minta ijin utk copas blh y????!!

    kebetulan suasana d kantor sekarang lg ga enak. mungkin orang2nya lg pada jenuh..

    mudah2an aja abis baca tulisan mba, qta d sini bs jadi semangat lagi..

    thx bgt

    “Silahkan… Moga nggak jenuh lagi yah!”

  2. Vee

    That’t right banget.. Tp ada 1 hal yg kurang. Yaitu ‘bersyukur’ atas segala rezeki dan karunia Allah.. Smga Allah slalu meridhoi jalan kt,amin ya robbal alamin

  3. Davi Bachroedin

    Thanks bgt… menyejukan… sy lagi pusing , sy seorang pemusik dalam suatu band dan sudah begabung selama 7 tahun… saat ini saya sdg berpikir untuk resign.. no more challenge.. saya lihat teman2 saya selalu nusuk dari belakang… ga gentle. Belakangan sy tertarik dunia fotografi karena bisa melupakan masalah dlm pekerjaan, well ternyata harus di hadapi juga. Harus diselesaikan. Davi A R Bachroedin. 36 thn tgl di Jkt.

  4. Kenapa ya…gampang bener bosan dengan rutinitas kerja…apa emang gue kagak cocok kerja monoton…

    “Coba saja untuk mencari hal apa yang bisa membuat Anda tidak bosan dengan cara Anda sendiri dan bisa sinkron dengan kerjaan. :)”

  5. alika

    iya, rasanya aq ingin pergi saja dari rutinitas ini, lebih2 saat sudah tidak ada solusinya, tetapi semua masalah slalu ada solusinya….
    ingin sekali mengundurkan diri

    “Coba saja hal lain (hobi) yang bisa dilakukan di lain waktu, sehingga rutinitas kerja jadi tidak membosankan :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s